Cerita di Balik Transfer Maarten Paes ke Ajax: Penuh Rasa Tegang

- Kontak lama, tapi baru gaspol di kamp latihan
- Hari-hari terakhir bikin senam jantung
- Lega akhirnya resmi jadi bagian De Godenzonen
Jakarta, IDN Times - Maarten Paes telah diperkenalkan sebagai kiper anyar Ajax Amsterdam pada Senin (2/2/2026) malam WIB. Usut punya usut, Paes ternyata memiliki cerita menarik di balik kepindahan tersebut.
Paes melalui proses transfer yang cukup menyita emosi. Kiper andalan Timnas Indonesia itu mengaku sempat merasakan ketegangan luar biasa sebelum kesepakatan benar-benar tercapai.
1. Kontak lama, tapi baru gaspol di kamp latihan
Komunikasi dengan Ajax, diakui Paes, telah terjalin cukup lama. Namun, momentum kepindahannya baru benar-benar serius dan berjalan cepat tepat setelah FC Dallas memulai latihan untuk menatap musim ini.
"Selama bertahun-tahun sebenarnya selalu ada sedikit kontak, tapi pada hari pertama pemusatan latihan, saya mendapat pesan dari agen saya," kata Paes di laman resmi klub.
2. Hari-hari terakhir bikin senam jantung
Meski proses negosiasi berjalan cepat, Paes tak menampik hari-hari terakhir jelang peresmian kian membuat senam jantung. Ia dihantui rasa takut jika transfer impian ke klub sebesar Ajax ini mendadak batal di detik-detik akhir.
"Hanya saja, hari-hari terakhir terasa cukup menegangkan karena semuanya sudah sangat dekat. Dan tentu kamu tidak ingin semuanya gagal di saat-saat terakhir," ujar mantan kiper FC Dallas tersebut.
3. Lega akhirnya resmi jadi bagian De Godenzonen
Beruntung, kekhawatiran Paes tidak terjadi dan semua proses administrasi berhasil diselesaikan dengan mulus. Kini, ia merasa lega dan siap memulai petualangan barunya di bawah mistar gawang De Godenzonen.
"Untungnya semuanya berjalan lancar dan sekarang saya ada di sini," ucap kiper yang lahir di Nijmegen, Belanda tersebut.














