Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Club Licensing 2025/26: PSBS Tak Lolos, Persija dan Persib Level Asia
Jumpa pers Club Licensing 2025/26 di kantor I.League. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • I.League umumkan hasil Club Licensing 2025/26, di mana PSBS gagal lolos sementara Persib dan Persija berhak tampil di level Asia.
  • Proses lisensi ini menilai lima aspek utama klub: olahraga, infrastruktur, personel dan administrasi, legalitas, serta finansial untuk memastikan profesionalisme dan keberlanjutan.
  • I.League juga memberikan asistensi kepada klub agar standar AFC dapat diterapkan lebih baik demi peningkatan kualitas sepak bola nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - I.League resmi merampungkan proses Club Licensing untuk musim 2025/26. PSBS tak lolos lisensi, sementara Persib Bandung dan Persija Jakarta layak main di Asia.

Hasil pengumuman dari Club Licensing 2025/26 ini diwartakan I.League dalam sesi jumpa pers pada Rabu (13/5/2026). Jumpa pers ini dihadiri Direktur Bisnis dan Komersial I.League Sadikin Aksa, Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra dan Ketua Komite Club Licensing Essy Asiah.

1. Proses penting dalam mendorong standar profesionalisme klub

Jumpa pers Club Licensing 2025/26 di kantor I.League. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Asep mengungkapkan, proses club licensing merupakan bagian penting dalam mendorong klub untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan keberlanjutan pengelolaan klub di Indonesia.

“Club Licensing bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan," kata Asep.

2. Diiringi pendampingan dan asistensi kepada klub

Jumpa pers Club Licensing 2025/26 di kantor I.League. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Essy mengungkapkan, dalam prosesnya Club Licensing ini tidak cuma soal penilaian saja. Di dalamnya, ada proses asistensi dan pendampingan kepada klub, agar standar klub bisa sesuai dengan apa yang diterapkan AFC.

"Proses Club Licensing 2025/26 juga diiringi dengan pendampingan dan asistensi kepada klub agar implementasi standar AFC dapat berjalan lebih baik dari musim sebelumnya. Kami berharap langkah ini dapat terus mendorong perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya," ujar Essy.

3. Daftar klub yang lolos Club Licensing

Jumpa pers Club Licensing 2025/26 di kantor I.League. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Dalam proses Club Licensing 2025/26, klub-klub peserta menjalani evaluasi menyeluruh terhadap lima aspek utama, yakni sporting, infrastruktur, personel and administratif, legal, serta finansial.

Berikut adalah daftar klub-klub yang lolos Club Licensing 2025/26.

Kategori lisensi ACL2 (bisa main di Asia dan Super League)

Granted (lolos): PSM, Persebaya, Borneo FC, Persita, Dewa United, Persik, Persib, Persija.

Granted with Sanctions (lolos bersyarat): Bhayangkara FC, Arema FC, Semen Padang, Madura United, Bali United, Malut United, Persis, dan Persijap.

Tidak lolos: PSBS

Lisensi Super League (tak bisa main di Asia, bisa main di Super League)

Granted (lolos): PSM, Persebaya, Borneo FC, Persita, Dewa United, Persik, Persib, Persija, Bhayangkara FC, Arema FC, Semen Padang, Madura United, Bali United, Malut United, Persis, Persijap

Lisensi Championship (bisa main di Championship, tak bisa di Super League dan Asia)

Granted (lolos): FC Bekasi City

Lisensi Liga Nusantara (bisa main di Liga Nusantara, tak bisa di Championship, Super League, dan Asia)

Granted (lolos): RANS Nusantara FC, PSGC Ciamis, Dejan FC, Persiba

Editorial Team