Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuma Punya 2 Trofi Piala Dunia, Kok Bintang di Jersey Uruguay Ada 4?
ilustrasi trofi Piala Dunia (unspalsh.com/Fauzan Saari)
  • Uruguay menampilkan empat bintang di jerseynya, meski hanya dua kali juara Piala Dunia pada 1930 dan 1950.
  • Dua bintang tambahan berasal dari medali emas Olimpiade 1924 dan 1928 yang kala itu diakui FIFA sebagai kejuaraan dunia.
  • FIFA sempat meminta penghapusan dua bintang Olimpiade pada 2021, namun Uruguay berhasil mempertahankan haknya setelah debat sejarah panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 semakin dekat, membawa kembali pernak-pernik ikonik sepak bola, termasuk bintang di atas logo dada setiap negara. Bintang tersebut merupakan simbol kebanggaan, yang merepresentasikan jumlah trofi Piala Dunia yang pernah diraih.

Namun, berbeda dengan jersey Uruguay. Kesebelasan berjuluk La Celeste itu dengan bangga memamerkan empat bintang di dadanya. Padahal, sejarah mencatat mereka hanya pernah dua kali menjuarai Piala Dunia.

Lantas, dari mana asal usul dua bintang gaib milik Uruguay tersebut?

1. Ada dua bintang sah dari Piala Dunia 1930 dan 1950

Sebanyak dua bintang pertama di jersey Uruguay tentu saja berasal dari sejarah gemilang di Piala Dunia. Bintang pertama didapat saat menjadi kampiun pada edisi perdana turnamen pada 1930 sebagai tuan rumah.

Bintang kedua diraih secara heroik pada Piala Dunia 1950 yang berlangsung di Brasil. Uruguay sukses membungkam Tim Samba yang kala itu berstatus tuan rumah, dengan skor 2-1 di partai final.

2. Bintang dari Olimpiade yang diakui sebagai kejuaraan dunia

Usut punya usut, dikutip dari Give Me Sport, dua bintang lainnya ternyata berasal dari masa sebelum FIFA secara resmi menggelar Piala Dunia. Pada Olimpiade 1924 di Paris dan 1928 di Amsterdam, Uruguay berhasil menyabet medali emas.

Karena saat itu belum ada Piala Dunia, cabor sepak bola Olimpiade berada di bawah payung FIFA dan diakui sebagai kejuaraan dunia. Atas dasar sejarah inilah Uruguay merasa berhak menyematkan dua bintang dari Olimpiade itu.

3. Pernah dipaksa FIFA copot bintang, tapi menang debat

Status empat bintang Uruguay ini rupanya pernah diperdebatkan oleh FIFA. Pada 2021 lalu, tepatnya menjelang Piala Dunia 2022, FIFA mendesak Puma selaku sponsor Uruguay secara sepihak untuk mencopot dua bintang Olimpiade tersebut.

Namun, Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) tidak tinggal diam dan melawannya dengan argumen sejarah yang kuat. Mereka mengingatkan kalau cabor sepak bola Olimpiade 1924 dan 1928 diorganisasi langsung oleh FIFA sebelum memisahkan diri secara resmi pada 1930.

Debat ini akhirnya dimenangkan oleh Uruguay. FIFA akhirnya tetap mengizinkan mereka tetap memakai empat bintang di jersey, setidaknya hingga Piala Dunia 2026.

Editorial Team