3 Sosok yang Juara Piala Dunia sebagai Pemain dan Pelatih

- Mario Zagallo menorehkan sejarah dengan empat trofi Piala Dunia bersama Brasil, dua sebagai pemain dan dua lagi saat menjadi pelatih serta asisten pelatih.
- Franz Beckenbauer membawa Jerman Barat juara Piala Dunia 1974 sebagai kapten dan kembali mengantarkan negaranya juara pada 1990 ketika menjabat pelatih.
- Didier Deschamps mempersembahkan dua gelar Piala Dunia untuk Prancis, pertama sebagai kapten pada 1998 dan kedua sebagai pelatih pada 2018.
Piala Dunia merupakan turnamen sepak bola antarnegara paling bergengsi. Beberapa nama sukses membuat capaian istimewa dalam ajang 4 tahunan tersebut. Mereka menjuarai Piala Dunia saat berkarier sebagai pemain dan pelatih.
1. Mario Zagallo memboyong empat trofi Piala Dunia bersama Timnas Brasil
Mario Zagallo merupakan sosok yang sangat berjasa bagi Timnas Brasil. Bagaimana tidak, dia berhasil mempersembahkan empat trofi Piala Dunia. Dua di antaranya tercipta saat berstatus pemain, sedangkan dua lagi ketika menjabat sebagai pelatih dan asisten pelatih.
Zagallo meraih trofi Piala Dunia pertamanya pada 1958. Bahkan, di final, pemain berposisi winger ini mencetak satu gol dan assist dalam kemenangan 5-2 Brasil atas Swedia. Tak sampai di situ, di Piala Dunia 1962, Zagallo kembali membawa Brasil merengkuh trofi. Mereka mengalahkan Cekoslowakia di final dengan skor 3-1. Selama turnamen, Zagallo menunjukkan kontribusi apik dengan mengemas 1 gol dan 5 assist.
Kiprah Zagallo bersama Timnas Brasil berlanjut ketika diangkat menjadi pelatih pada 1970. Dia langsung dihadapkan dengan turnamen sebesar Piala Dunia 1970. Meski begitu, Zagallo tetap bisa membuat Brasil tampil solid. Mereka menyapu bersih kemenangan hingga keluar sebagai juara. Pada partai puncak, Brasil menang menyakinkan atas Italia dengan skor 4-1. Selain itu, Zagallo juga membantu Brasil memenangkan Piala Dunia 1994 ketika berperan sebagai asisten pelatih Carlos Alberto Parreira.
2. Franz Beckenbauer mempersembahkan dua trofi Piala Dunia untuk Timnas Jerman Barat
Perjuangan Franz Beckenbauer tidaklah mudah untuk membantu Timnas Jerman Barat memenangkan trofi Piala Dunia. Ketika masih berstatus pemain, dia sempat menemui kegagalan di Piala Dunia 1966 dan 1970 karena hanya menjadi runner-up dan peringkat ketiga. Penantian yang ditunggu akhirnya terwujud kala Jerman Barat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1974. Dia berhasil mempersembahkan trofi usai menumbangkan Belanda di final dengan skor 2-1. Beckenbauer bahkan dipercaya mengenakan ban kapten dalam duel tersebut.
Nasib Beckenbauer saat menjadi pelatih Timnas Jerman Barat juga terbilang mirip. Mulai bertugas pada 1984, dia hampir membawa Jerman Barat memenangkan Piala Dunia 1986, tetapi kalah di final. Di Piala Dunia 1990, Beckenbauer baru bisa membantu Jerman Barat ke puncak. Hal itu terjadi berkat kemenangan 1-0 atas Argentina di final.
3. Didier Deschamps berjasa dalam dua trofi Piala Dunia yang diraih Timnas Prancis
Timnas Prancis sudah mengoleksi dua trofi Piala Dunia. Dua trofi tersebut tercipta berkat andil seorang Didier Deschamps. Saat masih menjadi pemain, Deschamps mempesembahkan trofi Piala Dunia 1998 yang kebetulan dihelat di Prancis. Mereka menumbangkan juara bertahan, Brasil, dengan skor 3-0 di final. Deschamps kala itu baru berpartisipasi di Piala Dunia. Namun, dia justru menjadi pilar di lini tengah hingga dipercaya sebagai kapten tim.
Setelah pensiun, Deschamps melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih. Dia kemudian dipilih untuk menukangi Timnas Prancis pada 2012. Meski harus melalui proses panjang, Deschamps berhasil membawa Prancis merengkuh trofi Piala Dunia 2018. Mereka menumbangkan Kroasia di final dengan skor 4-2. Deschamps sendiri masih aktif menduduki kursi kepelatihan Timnas Prancis. Dia akan berjuang untuk mempersembahkan trofi lagi di Piala Dunia 2026.
Dengan keberhasilan menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, ketiga sosok tersebut kekal dalam sejarah. Ada satu nama lagi yang berpotensi mengikuti jejak mereka, yaitu Fabio Cannavaro. Cannavaro pernah meraih trofi Piala Dunia 2006 bersama Timnas Italia. Di Piala Dunia 2026, dia menukangi Timnas Uzbekistan. Namun, peluangnya untuk juara sangat kecil, mengingat Uzbekistan bukan tim unggulan, bahkan masih berstatus debutan.

















