Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dilema Dua Target Besar ManCity, Piala FA atau Premier League
Bomber Manchester City, Erling Haaland, merayakan gol ke gawang Arsenal (AFP / Darren Staples)
  • Manchester City menghadapi jadwal padat dengan final Piala FA melawan Chelsea pada 16 Mei dan laga Liga Inggris kontra Bournemouth sehari setelahnya.
  • Pep Guardiola dihadapkan dilema antara fokus meraih trofi Piala FA atau mempertahankan posisi puncak Premier League di tengah tekanan jadwal yang ketat.
  • Persaingan gelar semakin panas karena Arsenal terus menekan, sementara kedua tim harus menjaga konsistensi performa hingga pekan terakhir musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manchester City memasuki fase paling krusial musim ini dengan tekanan jadwal yang kian padat. Keberhasilan lolos ke final Piala FA justru menambah beban, di tengah persaingan ketat perebutan gelar Premier League.

Situasi menjadi semakin rumit. ManCity harus menjalani pertandingan liga hanya sehari setelah final Piala FA. Kondisi ini memaksa skuad asuhan Pep Guardiola menjaga kebugaran sekaligus tampil maksimal di dua kompetisi berbeda.

Di sisi lain, Arsenal terus memberi tekanan. Meski harus membagi fokus ke semifinal Liga Champions, persaingan gelar dipastikan berlangsung sengit hingga pekan terakhir.

1. Jadwal Manchester City nyaris tabrakan

Manchester City menghadapi jadwal yang nyaris mustahil. Mereka dijadwalkan melawan Chelsea di final Piala FA pada 16 Mei. Namun sehari berselang, ManCity sudah harus kembali bermain menghadapi Bournemouth di Liga Inggris pada 17 Mei.

Dilansir Mirror, pihak klub telah mengajukan permohonan penjadwalan ulang. City berharap mendapat tambahan waktu istirahat. Namun, perubahan jadwal dinilai sulit karena berpotensi mengganggu kalender Liga Inggris secara keseluruhan.

2. Dilema: Piala FA atau Premier League

Keberhasilan lolos ke final Piala FA menjadi pencapaian bersejarah. ManCity mencatatkan empat kali berturut-turut tampil di final setelah menyingkirkan Southampton di semifinal.

Namun, situasi ini menciptakan dilema. ManCity harus membagi fokus antara meraih trofi Piala FA dan mempertahankan posisi puncak klasemen Premier League.

“Enam pertandingan tersisa, jika kami memenangkan semua pertandingan di Liga, maka kami keluar sebaai juara. Namun, jika kami gagal dalam satu pertandingan, kami masih ada satu Final lagi. Artinya, kita mempunyai kesempatan untuk membawa pulang dua gelar. Minggu ini dan kedepannya sangat berat, yang akan kami lakukan adalah istirahat dan mempersiapkan yang terbaik, untuk para penggemar.” ujar Pep dilansir The Guardian.

3. Fokus jangan sampai blunder

Sama-sama menghadapi jadwal yang padat dan memiliki sisa enam pertandingan, ManCity memiliki satu pertandingan lebih banyak di Premier League, karena Arsenal akan menghadapi Atletico Madrid di Semifinal Liga Champions sebanyak dua leg.

Pertandingan sisa ManCity akan menghadapi : Everton, Brentford, Chelsea (FA Cup), Bournemouth, Crystal Palace, Aston Villa.

Pertandingan sisa Arsenal akan menghadapi : Atletico (UCL), Fulham, Atletico (UCL), West Ham, Burnley, Crystal Palace.

Sebelumnya satu tim sebagai manager dan assisten manager di Manchester City, kini Pep Guardiola dan Mikel Arteta siap beradu mental kala menghadapi fase krusial musim ini.

Editorial Team