Arsenal ke Puncak Lagi, Eze dan Havertz Malah Tumbang

- Arsenal kembali ke puncak klasemen Premier League usai menang 1-0 atas Newcastle, namun dua pemain kunci, Kai Havertz dan Eberechi Eze, mengalami cedera di laga tersebut.
- Mikel Arteta menyebut cedera Havertz dan Eze kemungkinan hanya ringan, diduga berupa nyeri atau kram otot, dan masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis untuk kepastian kondisi mereka.
- Cedera Eze menjadi pukulan bagi Arteta yang baru mematangkan duet kreatifnya bersama Martin Odegaard di lini tengah guna memperluas variasi serangan Arsenal.
Jakarta, IDN Times - Keberhasilan Arsenal kembali ke puncak klasemen Premier League harus dibayar mahal. Sebanyak dua pemain andalannya, Kai Havertz dan Eberechi Eze, tumbang dalam duel melawan Newcastle United, yang berujung pada kemenangan 1-0, di Emirates Stadium, Sabtu (25/4/2026).
Havertz dan Eze cedera di waktu yang berbeda. Havertz tumbang duluan, ketika laga baru berlangsung 30 menit. Sementara, Eze ditarik keluar pada paruh kedua dan menyisakan kekhawatiran tersendiri buat suporter.
1. Havertz dan Eze jadi pahlawan Arsenal
Peran Havertz dan Eze memang vital buat Arsenal. Saat menghadapi Newcastle, keduanya merupakan kunci dari kemenangan dengan skor 1-0. Eze merupakan pencetak gol tunggal Arsenal dalam duel itu. Gol tersebut juga lahir karena umpan dari Havertz, yang akhirnya diteruskan lewat tembakan keras Eze dari luar kotak penalti.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku masih belum bisa memberikan banyak informasi tentang cedera kedua pemain kesayangannya itu. Arteta menyatakan masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemeriksaan tim medis.
"Mari kita lihat. Saat ini, mereka masih dirawat. Tapi, harapannya mereka baik-baik saja," ujar Arteta dilansir Sky Sports.
2. Diduga cedera ringan
Arteta meredam kekhawatiran suporter dan merasa cedera keduanya kemungkinan besar berskala ringan. Dari pengamatan Arteta, keduanya diduga hanya mengalami nyeri atau keram otot.
"Mereka harus ditarik keluar. Saya rasa cuma keram sedikit. Kami belum tahu detailnya. Mungkin, besok kita bisa tahu lebih banyak," kata Arteta.
3. Padahal, Arteta baru matangkan duet Eze-Odegaard
Tumbangnya Eze sebenarnya menjadi kerugian buat Arteta yang sedang menciptakan kombinasi di lini tengah. Sebab, untuk kedua kalinya di musim ini, Eze diduetkan dengan Martin Odegaard. Arteta sengaja memainkan keduanya bersamaan, agar dimensi kreatif Arsenal menjadi lebih luas. Namun, Eze malah tumbang dan belum diketahui apakah bisa dimainkan dalam laga berikutnya atau tidak.
"Mereka tak bisa bermain bareng dalam waktu lama musim ini. Padahal itulah kuncinya. Kai dengan Bukayo (Saka) juga mengalami hal yang sama, luar biasa. Kami harus menangani situasi seperti itu sepanjang musim. Kami banyak kehilangan pemain malam ini, tapi hal baiknya tetap bisa berkompetisi," kata Arteta.


















