Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Drama 5 Gol, Legenda Arsenal Tekuk Manchester United
Legenda Arsenal, Thierry Henry, bersama Wes Brown, dalam duel ekshibisi (IDN Times / Gabriel)
  • Legenda Arsenal menang 3-2 atas Manchester United dalam laga ekshibisi di SUGBK pada Sabtu malam, dengan Thierry Henry bertugas sebagai manajer.
  • Manchester United sempat unggul lewat Ashley Young, tetapi Arsenal membalikkan skor sebelum jeda melalui Emmanuel Adebayor dan Santi Cazorla.
  • Radamel Falcao menyamakan skor pada menit ke-64, sebelum tendangan bebas Jermaine Pennant pada menit ke-74 memastikan kemenangan Arsenal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Laga hiburan antara legenda Arsenal kontra Manchester United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tuntas pada Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Kubu North London menang dengan skor 3-2.

Partai ekshibisi ini berjalan seru. Semua pemain lawas yang tersedia di bangku cadangan mendapat kesempatan bermain. Hanya Thierry Henry yang tidak mengenakan sepatu bolanya, karena berstatus sebagai manajer North London Legends.

Kubu Setan Merah membuka keunggulan lebih dulu saat duel baru berusia lima menit, lewat sepakan Ashley Young usai memanfaatkan umpan matang Carlos Tevez. Fakta menariknya, Young dan Tevez menjadi dua pemain yang masih lincah dalam laga ini. Mereka bahkan bermain 90 menit penuh.

Respons cepat dipertontonkan Arsenal. Hanya berselang lima menit, Emmanuel Adebayor sukses memaksimalkan umpan sepak pojok Jermaine Pennant untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Sebelum jeda turun minum, Santi Cazorla membawa Arsenal berbalik unggul 2-1. Cazorla menyambar umpan lambung terumur Ashley Cole dengan penyelesaian yang dingin. Ketangguhan Petr Cech membantu rekan-rekannya memimpin hingga jeda turun minum.

Memasuki paruh kedua, tempo permainan tidak menurun. Radamel Falcao menunjukkan ketajamannya dengan mengecoh William Gallas sebelum membobol gawang Lukasz Fabianski pada menit ke-64 untuk menyamakan kedudukan.

Kemenangan Arsenal akhirnya terkunci pada menit ke-74 lewat skema bola mati. Berawal dari pelanggaran Mikael Silvestre terhadap Robert Pires di dekat kotak penalti, Jermaine Pennant yang maju sebagai eksekutor melesakkan tembakan bebas terarah yang membuat Edwin van der Sar terdiam.

Sebelum dilanggar Silvestre, Pires meliuk-liuk dari sepertiga lapangan menuju dekat kotak penalti. Kedua kubu terus mempertontonkan permainan menghibur, meski gagal menciptakan gol tambahan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article