Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Duet Marc Marquez dan Pedro Acosta Bakal Bikin Bos Ducati Stres
Pembalap MotoGP, Marc Marquez. (IDN Times/Linggauni)
  • Rumor duet Marc Marquez dan Pedro Acosta di Ducati Lenovo menarik perhatian, dengan Jorge Martinez Aspar menilai kombinasi dua juara ini bisa menciptakan atmosfer garasi yang tegang.
  • Aspar berseloroh bahwa bos tim Davide Tardozzi perlu siap menghadapi tekanan besar, karena mengatur ego dua pembalap top bukan hal mudah bagi manajer tim.
  • Meski sempat bersenggolan di Sprint Race Thailand, keduanya menunjukkan sikap saling menghormati, sementara Aspar menilai penalti untuk Marquez terlalu berlebihan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wacana duet Marc Marquez dengan Pedro Acosta di Ducati Lenovo terus menjadi sorotan hangat. Apalagi, duet mereka diyakini bakal membuat pabrikan asal Italia itu mengerikan.

Legenda MotoGP yang pernah merasakan gelar juara dunia, Jorge Martinez Aspar, ikut mengomentari rumor tersebut. Aspar menilai kehadiran dua sosok juara dalam satu garasi yang sama akan menciptakan atmosfer yang menegangkan.

1. Bos Ducati disarankan sedia obat penenang

Aspar berkelakar tugas Davide Tardozzi sebagai manajer Tim Ducati dipastikan bakal kelimpungan, bahkan sampai harus selalu sedia obat penenang. Sebab, Aspar paham betul soal sulitnya mengatur ego dua bintang besar.

"Ini sangat menarik. Kita masih memiliki satu tahun penuh di depan, tetapi terlihat sangat menjanjikan. Tahun depan dia mungkin harus minum obat untuk menurunkan detak jantungnya," kata Aspar dikutip dari Motosan.

2. Bakal sajikan tontonan spektakuler

Terlepas dari potensi panasnya ruang ganti, kombinasi antara Marquez dan Acosta diyakini akan menjadi tontonan spektakuler bagi pencinta balap motor. Keduanya memiliki rasa lapar yang sama besar untuk selalu mendominasi balapan di posisi terdepan.

"Kita masih punya waktu satu tahun ke depan, tapi ini sudah terlihat sangat fenomenal," ujar Aspar yang begitu antusias.

3. Insiden Sprint Race jadi peringatan awal

Gesekan antara Marquez dan Acosta sebenarnya sudah mulai terlihat pada seri pembuka di MotoGP Thailand lalu. Keduanya terlibat duel sengit hingga tikungan terakhir pada sesi Sprint Race yang berujung hukuman penalti bagi The Baby Alien.

Aspar justru memuji reaksi dewasa dari kedua pembalap seusai balapan yang menunjukkan adanya rasa saling menghormati. Di sisi lain, ia merasa manuver agresif Marquez di lap terakhir kurang pantas diganjar hukuman.

"Itu memang di ambang batas, tetapi saya tidak akan menghukumnya karena sentuhannya sangat minim," ujar sang legenda.

Editorial Team