Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Emosional! Mourinho Dapat Sambutan Istimewa di Markas AS Roma
ilustrasi pendukung AS Roma menonton langsung di Stadion Olimpico (pixabay.com/Marco_Pomella)
  • Romanisti menyambut kembalinya Jose Mourinho ke Stadio Olimpico dengan spanduk raksasa dan koreografi khusus.

  • Koreografi bertuliskan “Sine Metu” menggambarkan keberanian AS Roma menghadapi Real Madrid.

  • Suporter mengenang trofi Conference League dan sikap Mourinho saat membela Roma di final Liga Europa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2021/22 lalu

Jose Mourinho berhasil membawa Roma menjuarai Conference League pada musim perdananya di Olimpico.

musim 2022/23

Mourinho membela Roma saat timnya merasa dirugikan dalam final Liga Europa kontra Sevilla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Suporter AS Roma memberikan penghormatan megah kepada Jose Mourinho melalui spanduk raksasa, koreografi, dan bendera bergambar dirinya.
  • Who?
    Romanisti, Jose Mourinho, Francesco Totti, AS Roma, dan Real Madrid.
  • Where?
    Stadio Olimpico, termasuk sektor Curva Sud dan tribune stadion.
  • When?
    Setelah AS Roma absen tujuh tahun dari atmosfer Liga Champions, dalam laga melawan Real Madrid.
  • Why?
    Sebagai bentuk apresiasi atas jasa Mourinho, termasuk trofi Conference League dan sikapnya membela Roma.
  • How?
    Romanisti membentangkan tifo bertuliskan “Sine Metu”, spanduk emosional, serta bendera raksasa. Mourinho membalas dengan lambaian tangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Suporter AS Roma menyambut Jose Mourinho dengan spanduk besar dan gambar indah di stadion. Mereka senang karena Mourinho pernah membawa Roma mendapat trofi. Mourinho juga pernah membela Roma saat pertandingan penting. Jose melambaikan tangan kepada suporter. Francesco Totti ikut hadir di stadion bersama para penggemar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penghormatan Romanisti memperlihatkan kuatnya hubungan emosional antara suporter dan sosok yang pernah membawa Roma meraih trofi. Koreografi, spanduk, serta bendera raksasa menjadi cara kreatif untuk mengenang jasa Mourinho. Sambutan itu juga mempertemukan kembali pelatih dan pendukung dalam suasana yang penuh penghargaan di Stadio Olimpico.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Suporter AS Roma kembali merasakan atmosfer Liga Champions di Stadio Olimpico setelah absen tujuh tahun. Momen ini terasa istimewa karena menjamu Real Madrid yang kini ditangani mantan pelatih kesayangan, Jose Mourinho.

Romanisti bahkan menyambut Mourinho dengan penghormatan megah berupa spanduk raksasa dan koreografi khusus. Sambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas jasa The Special One.

1. Tanpa rasa takut hadapi raksasa Eropa

Football Italia melansir, atmosfer Stadio Olimpico sudah memanas sebelum kick-off. Romanisti membentangkan koreografi berbentuk tifo yang bertuliskan frasa Latin "Sine Metu" yang berarti "tanpa rasa takut".

Pesan tersebut melambangkan keberanian Giallorossi menghadapi lawan mana pun, termasuk Madrid. Momen ini juga dihadiri Francesco Totti, legenda sekaligus ikon kebanggaan Ibu Kota Italia dari tribun stadion.

2. Spanduk raksasa untuk sang pembawa kejayaan

Penghormatan untuk Mourinho berlanjut lewat spanduk emosional yang terbentang di sektor Curva Sud. Mereka mengenang jasa juru taktik asal Portugal itu yang berhasil membawa Roma menjuarai Conference League pada musim perdananya di Olimpico, 2021/22 lalu.

"Siapa pun yang membawa kejayaan bagi Roma akan selalu dihormati. Hari ini, tanganmu menguduskan rampasan yang kaya dan rakyat memberimu kemuliaan abadi," bunyi pesan yang tertulis pada spanduk tersebut.

Suasana semakin istimewa dengan kemunculan bendera raksasa bergambar Mourinho saat mengangkat trofi Eropa. Mourinho pun membalas sambutan itu dengan lambaian tangan kepada suporter.

3. Tetap dipuja sebagai pahlawan Budapest

Kecintaan Romanisti kepada Mourinho tak hanya didasari trofi yang dipersembahkannya. Mereka juga menghargai sikap sang pelatih yang membela Roma saat timnya merasa dirugikan dalam final Liga Europa musim 2022/23 kontra Sevilla.

"Di Budapest, Anda membela kami sampai ke neraka. Selamat datang kembali, Jose, Romanista abadi!" demikian bunyi salah satu spanduk.

"Untuk dunia yang spesial, untuk Roma yang abadi, Ave Mou!" bunyi dalam spanduk lain.

Sayangnya, Roma gagal memenangi duel yang telah dinanti selama tujuh tahun tersebut. I Giallorossi sempat unggul 3-1 pada awal babak kedua, tetapi Real Madrid bangkit dengan memborong tiga gol dalam tujuh menit untuk mengunci kemenangan 4-3.

Curated For You

Editorial Team

Related Article