"Mereka tidak pernah bersorak seperti ini untuk Middlesbrough!", kata komentator BBC, Frank Bough. Saat itu, Bough bertugas pada laga terakhir Grup 4 Piala Dunia 1966 karena Inggris bertindak sebagai tuan rumah. Ia terkejut mendengar seisi Ayresome Park di Middlesbrough, North Yorkshire, Inggris, merayakan gol Korea Utara ke gawang Italia.
Piala Dunia memang selalu menyajikan hal yang membuat penikmat sepak bola terperangah. Salah satunya kisah Korea Utara, debutan yang sebenarnya dipandang sebagai penggembira pada 1966. Datang sebagai tim yang sama sekali tidak diunggulkan, mereka justru menciptakan kejutan paling layak diingat saat menyingkirkan raksasa sepak bola dunia.
Korea Utara yang sama sekali tak diunggulkan justru menarik simpati penduduk Middlesbrough. Padahal, jika berkaca dari situasi Perang Dingin saat itu, Korea Utara berada di kubu komunisme pimpinan Uni Soviet. Sementara itu, Inggris–dan tentu saja Middlesbrough–menjadi salah satu pemimpin dari faksi pengusung kapitalisme bersama Amerika Serikat.
