Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gejolak Internal Manchester United Munculkan Fakta Baru
Bek Manchester United, Harry Maguire, bereaksi usai gagal menang atas Everton (AFP / Peter Powell)
  • Komentar Lisandro Martinez soal minimnya belanja transfer memicu gejolak internal di Manchester United setelah kekalahan dari Atletico Madrid.

  • Sejumlah pemain senior dan Michael Carrick disebut memiliki kekecewaan serupa terhadap pembangunan skuad Manchester United.

  • Jason Wilcox tetap mendapat dukungan Sir Jim Ratcliffe, sedangkan Martinez telah memberikan klarifikasi tanpa menarik kritiknya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (14/10/2026)

Manchester United kalah 0-2 di markas Atletico Madrid pada matchday kedua Liga Champions. Setelah pertandingan, Lisandro Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • Apa?
    Gejolak internal Manchester United muncul setelah komentar pedas Lisandro Martinez soal manajemen dan belanja pemain.
  • Siapa?
    Lisandro Martinez, pemain senior Manchester United, Michael Carrick, Jason Wilcox, dan Sir Jim Ratcliffe.
  • Di mana?
    Kekalahan yang memicu komentar Martinez terjadi di markas Atletico Madrid.
  • Kapan?
    Kritik Martinez dilontarkan setelah kekalahan 0-2 pada matchday kedua Liga Champions, Rabu (14/10/2026).
  • Mengapa?
    Martinez frustrasi karena manajemen dinilai enggan mengeluarkan banyak uang untuk memperkuat skuad.
  • Bagaimana?
    Sejumlah pemain senior dan Michael Carrick disebut memiliki kekecewaan serupa. Martinez kemudian memberikan klarifikasi, sementara Wilcox tetap mendapat dukungan Ratcliffe.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manchester United sedang punya masalah di dalam tim. Lisandro Martinez marah karena manajemen tidak banyak mengeluarkan uang untuk pemain baru. Pemain senior dan Michael Carrick juga merasa kecewa. Jason Wilcox masih didukung Sir Jim Ratcliffe. Martinez sudah menjelaskan ucapannya setelah tim kalah dari Atletico Madrid.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Klarifikasi Martinez menunjukkan bahwa polemik tersebut dibicarakan secara terbuka, sementara pesannya tetap menekankan kerja sama, ambisi, dan komitmen untuk berkembang. Di sisi manajemen, dukungan Sir Jim Ratcliffe kepada Jason Wilcox memperlihatkan adanya kepercayaan terhadap kinerja dan perannya sejauh ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Fakta baru muncul dalam gejolak internal Manchester United. Pemantik gejolak tersebut adalah komentar pedas Lisandro Martinez soal manajemen yang enggan keluar banyak uang di bursa transfer jelang musim dimulai.

Kritik tersebut dilontarkan Martinez tepat setelah Setan Merah keok 0-2 di markas Atletico Madrid, pada matchday kedua Liga Champions, Rabu (14/10/2026). Lantas, fakta baru apa yang kini muncul ke publik?

1. Pemain senior dan Carrick sepaham dengan Martinez

Laporan dari The Times, sentimen kekecewaan yang disuarakan Martinez ternyata juga dirasakan oleh sejumlah bintang atau pemain senior. Mereka merasa manajemen kurang serius dalam membangun skuad yang kompetitif untuk bersaing di level tertinggi.

Tak terkecuali pelatih Michael Carrick. Sebenarnya, sang legenda berharap mendapat dukungan yang lebih besar dari manajemen untuk mempertebal kekuatan di beberapa sektor. Beda dengan Martinez, Carrick memilih tidak vokal menuntut hal tersebut.

2. Posisi Jason Wilcox dijamin aman oleh Ratcliffe

Meski mendapat sorotan tajam dari ruang ganti, Jason Wilcox selaku petinggi yang didamprat Martinez bisa bernapas lega. Itu karena bos Sir Jim Ratcliffe sudah pasang badan untuknya.

Ratcliffe dilaporkan sangat menghargai kinerja dan peran Wilcox sejauh ini. Sumber internal mengeklaim tidak ada ancaman pemecatan yang mengintai posisi Wilcox.

3. Martinez sudah klarifikasi

Menyadari komentar kasarnya memicu polemik besar, Martinez akhirnya memberikan klarifikasi. Bek Argentina itu mengaku kritiknya lebih didorong oleh rasa amarah dan frustrasi akibat kekalahan timnya, namun tetap tidak menarik pesan yang telah dilontarkannya.

"Untuk terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan memiliki semua yang kami butuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Saya yakin jalan ke depan adalah dengan terus bekerja sama, dengan ambisi dan komitmen (yang sama besarnya)," kata Martinez.

Curated For You

Editorial Team

Related Article