Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gianni Infantino Nyatakan Maju di Bursa Presiden FIFA 2027-2031
Presiden FIFA, Gianni Infantino saat menyampaikan pidato dalam acara G20 Indonesia 2022 di Bali (15/11/2022). (youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Gianni Infantino resmi menyatakan maju kembali sebagai calon Presiden FIFA periode 2027–2031 dalam kongres tahunan ke-76 di Vancouver, Kanada.
  • Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada kongres ke-77 di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027, menandai dimulainya masa pemilihan baru.
  • Infantino masih memenuhi syarat mencalonkan diri karena masa awal jabatannya tidak dihitung penuh dan telah memimpin FIFA dengan berbagai gebrakan serta kontroversi selama satu dekade.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2016

Gianni Infantino menjabat sebagai Presiden FIFA menggantikan Sepp Blatter yang mundur akibat skandal korupsi.

2019-2023

Infantino terpilih secara aklamasi untuk periode kedua sebagai Presiden FIFA.

2023-2027

Infantino kembali terpilih untuk periode ketiga kepemimpinannya di FIFA.

Februari 2026

Infantino merayakan satu dekade menjabat sebagai Presiden FIFA dan menyoroti berbagai gebrakan serta kontroversinya.

30 April 2026

Dalam kongres tahunan ke-76 di Vancouver, Kanada, Infantino menyatakan akan mencalonkan diri lagi untuk periode 2027–2031 dan membuka masa pemilihan presiden FIFA.

18 Maret 2027

Kongres ke-77 FIFA dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, dan akan menjadi ajang pemilihan Presiden FIFA periode 2027–2031.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gianni Infantino mengumumkan pencalonannya kembali sebagai Presiden FIFA untuk periode 2027–2031 dalam kongres tahunan ke-76 FIFA.
  • Who?
    Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan langsung niatnya untuk maju kembali di hadapan seluruh asosiasi anggota FIFA.
  • Where?
    Pernyataan tersebut disampaikan saat kongres tahunan ke-76 FIFA yang berlangsung di Vancouver, Kanada.
  • When?
    Pernyataan dilakukan pada Kamis, 30 April 2026 waktu setempat, bersamaan dengan dimulainya periode pemilihan Presiden FIFA.
  • Why?
    Infantino masih memenuhi syarat mencalonkan diri karena masa jabatan awalnya tidak dihitung penuh dan regulasi FIFA masih memperbolehkan satu periode tambahan.
  • How?
    Ia mengumumkannya melalui pidato penutupan kongres, menyatakan kehormatan dan kerendahan hatinya serta menegaskan kesiapannya menjadi kandidat pada pemilihan tahun depan di Rabat, Maroko.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gianni Infantino bilang dia mau jadi bos FIFA lagi untuk tahun 2027 sampai 2031. Dia ngomong itu di pertemuan besar di Kanada. Sekarang dia sudah lama jadi bos FIFA dari tahun 2016. Pemilihannya nanti di Maroko tahun 2027. Katanya ini bisa jadi kesempatan terakhir dia jadi bos FIFA.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - FIFA baru saja melangsungkan kongres tahunan ke-76 di Vancouver, Kanada, pada Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Pertemuan besar itu dimanfaatkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menyampaikan rencana ambisiusnya.

Infantino menyatakan bakal kembali mencalonkan diri dalam bursa Presiden FIFA periode 2027-2031. Rencana itu ia paparkan dalam pidatonya saat menutup kongres di Vancouver.

1. Periode pemilihan sudah dimulai

Periode pemilihan kursi panas tersebut telah dimulai bertepatan dengan kongres ke-76. Rencananya, pemilihan itu nantinya akan diselenggarakan pada kongres ke-77, di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027.

"Seperti yang sudah Anda dengar, periode pemilihan untuk jabatan Presiden FIFA dimulai hari ini. Saya merasa terhormat sekaligus rendah hati, dan saya ingin menyampaikan kepada Anda semua, bahwa saya menegaskan akan menjadi kandidat dalam pemilihan Presiden FIFA tahun depan," kata Infantino di hadapan seluruh asosiasi, dikutip dari ESPN.

2. Infantino masih memenuhi syarat

Infantino telah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016, menggantikan Sepp Blatter yang mundur akibat skandal korupsi besar di tubuh organisasi tersebut. Setelah itu, Infantino terpilih secara aklamasi dua periode beruntun, 2019-2023 dan 2023-2027

Karena awal masa jabatannya merupakan kelanjutan dari kepemimpinan Blatter, tiga tahun pertama Infantino tidak masuk dalam perhitungan. Hal ini membuatnya masih memenuhi syarat untuk kembali mencalonkan diri pada periode 2027-2031, yang sekaligus menjadi kesempatan terakhirnya sesuai regulasi FIFA.

3. Gebrakan dan kontroversi Infantino di FIFA

Pada Februari 2026, Infantino merayakan satu dekadenya menjadi orang nomor satu di FIFA. Dalam periode tersebut, sejumlah gebrakan Infantino di antaranya adalah FIFA Forward, perluasan kompetisi untuk membuat sepak bola lebih global, mendongkrak pertumbuhan sepak bola wanita, hingga pemanfaatan teknologi dalam pertandingan.

Namun, kepemimpinan Infantino juga tidak lepas dari kontroversi. Seperti kedekatannya dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bahkan memberikannya FIFA Peace Prize, hingga isu standar ganda.

Editorial Team