Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Guardiola Akui Arsenal Pantas Juara Premier League Musim 2025/26
Suporter Arsenal merayakan gelar Premier League musim 2025/26 di depan Emirates Stadium (AFP / Brook Mitchell)
  • Pep Guardiola mengucapkan selamat kepada Arsenal dan Mikel Arteta yang resmi menjuarai Premier League 2025/2026 setelah hasil imbang Manchester City melawan Bournemouth memastikan selisih poin tak terkejar.
  • Guardiola menilai keberhasilan Arsenal adalah buah dari pengorbanan, dedikasi, dan konsistensi mereka di papan atas selama beberapa musim terakhir hingga akhirnya mampu menyalip dominasi City.
  • Musim ini menjadi kali pertama Manchester City gagal meraih gelar Premier League dua musim beruntun di era Guardiola, setelah sebelumnya selalu bangkit kembali usai kehilangan trofi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, berbesar hati mengakui kekuatan Arsenal di Premier League sepanjang musim 2025/26. Tanpa ragu, dia mengucapkan selamat untuk tim asuhan Mikel Arteta itu.

Arsenal dipastikan keluar sebagai juara Premier League musim ini setelah dalam laga pekan 37, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB, ManCity bermain imbang dengan Bournemouth. Atas hasil itu, ManCity tertinggal empat poin dari Arsenal dan sudah tak mungkin bisa dikejar karena cuma menyisakan satu laga lagi.

"Atas nama ManCity, selamat untuk Arsenal, Mikel, dan seluruh staf pelatih untuk gelar Premier League yang layak," ujar Guardiola, dilansir Sky Sports.

1. Pengorbanan yang membuahkan hasil

Guardiola menyebut Arteta dan Arsenal layak menjadi juara karena pengorbanan dan dedikasi yang sudah ditunjukkan dalam beberapa musim terakhir. Mereka juga mampu stabil di papan atas, kandidat yang susah buat digoyahkan ManCity.

"Dia (Arteta) sudah berusaha keras dan banyak berkorban demi gelar juara Premier League. Sekali lagi, selamat untuknya," kata Guardiola, dilansir BBC.

2. ManCity sudah maksimal, tapi gelar tetap urung didapat

Ini menjadi pertama kalinya Guardiola gagal membawa ManCity juara Premier League dalam dua musim beruntun. Dia tak menyalahkan siapa-siapa, karena para pemainnya sudah berusaha keras dalam bersaing dengan Arsenal.

"Para pemain sudah tampil maksimal sepanjang musim ini, menghadapi segala kesulitan sampai akhir. Kami nyaris juara," ujar Guardiola.

3. Kali pertama, ManCity gagal juara Premier League dua musim beruntun

Sebelum Arsenal menjadi juara, ManCity tak pernah gagal menyegel gelar Premier League lebih dari semusim ketika ditangani Guardiola. Misal, mereka pernah gagal menjadi juara Premier League pada 2019/20, tetapi musim selanjutnya mereka menjadi juara.

Alhasil, ini jadi kali pertama ManCity gagal menjadi juara Premier League selama dua musim beruntun saat ditangani Guardiola. Jika biasanya dijegal Liverpool dalam dua kesempatan beruntun, sekarang mereka dipatahkan Arsenal.

Editorial Team