Perdana di Era Guardiola, ManCity Gagal Juara Premier League 2 Musim Beruntun

- Manchester City gagal mempertahankan gelar Premier League 2025/26 setelah bermain imbang melawan Bournemouth, membuat Arsenal keluar sebagai juara musim ini.
- Kegagalan ini menandai pertama kalinya di era Pep Guardiola ManCity tidak mampu menjuarai liga selama dua musim berturut-turut.
- ManCity hanya meraih Piala FA dan Carabao Cup musim ini, sehingga gagal mencatatkan treble domestik kedua di bawah asuhan Guardiola.
Jakarta, IDN Times - Manchester City harus merelakan titel Premier League 2025/26 lepas dari tangannya. Ini jadi kali perdana di era Pep Guardiola, ManCity gagal juara Premier League selama dua musim beruntun.
ManCity harus rela melihat gelar Premier League musim ini terbang ke Arsenal, usai terpeleset karena main imbang dengan Bournemouth dalam laga pekan 37, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. Kegagalan ini juga jadi catatan buruk bagi mereka.
1. Untuk pertama kali, gagal juara Premier League dua musim beruntun
Sebelum Arsenal juara, ManCity tak pernah lebih dari semusim gagal menyegel gelar Premier League ketika ditangani Guardiola. Misal, mereka pernah gagal juara Premier League pada 2019/20, tetapi musim selanjutnya, sukses merajai Inggris.
Alhasil, ini jadi kali pertama ManCity gagal juara Premier League selama dua musim beruntun saat ditangani Guardiola.
2. Setelah Liverpool, kini digagalkan Arsenal
Biasanya, Liverpool jadi tim yang kerap menjegal ManCity era Guardiola dalam upaya meraih gelar Premier League. Liverpool mampu menghentikan ManCity dalam menjuarai Premier League di era Guardiola pada musim 2019/20 dan 2024/25.
Sekarang, justru Arsenal yang jadi penjegalnya usai mengarungi musim 2025/26 secara konsisten.
3. ManCity gagal treble domestik
Buah dari kegagalan ini, ManCity pun gagal meraih treble domestik musim ini. Sebelumnya, mereka sempat menorehkan catatan tersebut pada musim 2018/19.
Meski begitu, ManCity sudah mengunci trofi Piala FA dan Piala Liga. Sayang, gelar Premier League lepas dari genggaman, gagal sudah treble domestik kedua di era Guardiola.



















