Arsenal Juara, Pep Guardiola Layangkan Penghormatan ke Mikel Arteta

- Manchester City gagal menang atas Bournemouth dengan skor 1-1, membuat Arsenal resmi menjuarai Premier League musim 2025/26.
- Pep Guardiola memberikan selamat kepada Arsenal dan Mikel Arteta, memuji perjuangan serta konsistensi mereka dalam meraih gelar setelah penantian panjang.
- Guardiola mengisyaratkan akan membahas masa depannya bersama chairman Manchester City usai musim berakhir tanpa memberi kepastian lanjut atau hengkang.
Jakarta, IDN Times - Manchester City gagal memanaskan perburuan gelar juara Premier League musim 2025/26 hingga matchday terakhir. The Citizens tumbang lebih dulu, akibat tertahan 1-1 di markas Bournemouth, Vitality Stadium, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
ManCity memang mati kutu, dan tertinggal lebih dulu usai dijebol Eli Junior Kroupi pada menit 38. Mereka baru mampu menyamakan kedudukan lewat gol Erling Haaland pada menit 90+4, namun semuanya sudah terlambat.
Hasil imbang itu sekaligus memberikan karpet merah kepada Arsenal untuk mengangkat trofi Premier League musim ini. Manajer Pep Guardiola pun memberikan reaksi yang jantan terkait kegagalan tersebut.
1. Guardiola beri Arsenal selamat
Guardiola tidak mencari dalih atau kambing hitam. Dia memilih langsung memberikan selamat kepada seluruh elemen Arsenal, khususnya Mikel Arteta selaku manajer. Guardiola paham sebesar apa perjuangan Arteta dalam membantu Arsenal mengakhiri penantian 22 tahunnya. The Gunners, dinilai Guardiola, pantas untuk meraih trofi tersebut, setelah menunjukkan konsistensi yang cukup panjang.
"Atas nama Manchester City dan pribadi, saya mengucapkan selamat kepada Arsenal, Mikel, seluruh staf, semua pemain, dan suporter atas gelar Premier League itu. Mereka memang pantas mendapatkannya," kata Guardiola kepada Sky Sports.
2. Puji kerja keras dan dedikasi Arteta
Pujian khusus juga disematkan Guardiola untuk Arteta, yang tak lain adalah mantan asistennya di ManCity. Bagi Guardiola, Arteta telah berhasil mengangkat Meriam London dari masa-masa sulit. Guardiola merasa bangga dikalahkan oleh anak didiknya dan paham perasaan apa yang kini sedang dirasakannya.
"Saya cukup yakin ini akan menjadi momen yang spesial baginya. Dia telah mencurahkan banyak usaha dan kerja keras. Selamat untuknya," kata Guardiola.
3. Guardiola tinggalkan ManCity
Di sisi lain, Guardiola gagal mempersembahkan kado manis buat The Citizens dalam perpisahannya. Namun, Guardiola enggan membicarakan spekulasi tersebut.
"Seperti yang kalian pahami, orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah chairman, karena kami sudah sepakat setelah musim selesai akan duduk bersama dan berbicara. Sesederhana itu. Setelahnya, kami akan mengambil keputusan," ujar Guardiola.



















