Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pertandingan Como
ilustrasi pertandingan Como (unsplash.com/David Jones)

Como 1907 berhasil meraih tiket perempat final Coppa Italia 2025/2026. Skuad asuhan Cesc Fabregas itu melakukannya setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor 3-1 pada Selasa (27/1/2026). Sepanjang sejarahnya, laga melawan Fiorentina merupakan penampilan keenam Como pada 16 besar Coppa Italia. Berikut hasil lengkapnya.

1. Como menang comeback 3-1 atas Fiorentina pada 16 besar Coppa Italia 2025/2026

Como menang 3-1 atas Fiorentina pada 16 besar Coppa Italia 2025/2026 secara comeback. Bermain sebagai tamu di Stadio Artemio Franchi, Lucas Da Cunha dan kolega tertinggal oleh gol Roberto Piccoli pada menit ketujuh. Mereka menyamakan kedudukan pada menit 20 setelah Sergi Roberto menuntaskan kemelut di dalam kotak penalti Fiorentina yang berawal dari sepak pojok.

Nico Paz membawa Como berbalik memimpin usai menghajar bola rebound pada menit 60. Alvaro Morata memastikan kemenangan mereka setelah menyelesaikan umpan silang dari Nicolas Kuehn pada ment 90+1. Como akan melakoni perempat final dengan melawan Napoli di Stadio Diego Armando Maradona pada 10 Februari 2026.

2. Como kalah adu penalti dari Brescia pada 16 besar Coppa Italia 2001/2002

Sebelum 2025/2026, terakhir kali Como menembus 16 besar Coppa Italia adalah pada 2001/2002. Langkah mereka terhenti setelah kalah adu penalti dari Brescia. Como menang terlebih dahulu lewat gol tunggal Carlo Taldo pada leg pertama (11/11/2001).

Brescia menyamakan agregat melalui Igli Tare pada leg kedua (28/11/2001). Mereka akhirnya menang saat adu penalti usai Oscar Brevi gagal mencetak gol. Ironisnya bagi Como, mereka sebetulnya unggul jumlah pemain sejak menit 23 karena Fabio Petruzzi mendapat kartu merah.

3. Como kalah dengan agregat 3-4 dari Inter Milan pada 16 besar Coppa Italia 1991/1992

Como dan Inter Milan bakal berhadapan pada semifinal Coppa Italia 2025/2026 jika sama-sama menang pada perempat final. Pertemuan terakhir keduanya di kompetisi ini terjadi pada 16 besar edisi 1991/1992. Como berhasil menahan Inter dengan skor 2-2 secara comeback ketika bermain tandang di Giuseppe Meazza pada leg pertama (30/10/1991). Tertinggal akibat bunuh diri Vincenzo Maiuri dan Claudio Fadoni, Como menyamakan kedudukan melalui Francesco Pedone dan Achille Mazzoleni.

Sayangnya, Como justru kalah ketika bermain di kandang, Stadio Giuseppe Sinigaglia, pada leg kedua (4/12/1991). Inter sudah unggul pada menit keempat melalui Nicola Berti. Harapan Como makin tipis usai Juergen Klinsmann menggandakan keunggulan Inter pada menit 72. Asa Como sempat bangkit ketika mendapat hadiah penalti pada menit 86. Walter Mirabelli yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sayangnya, Inter mampu mempertahankan kedudukan hingga laga selesai.

4. Como menyingkirkan Juventus pada 16 besar Coppa Italia 1985/1986

Como mengukir pencapaian terbaiknya di Coppa Italia sebelum 2025/2026 pada 1985/1986. Mereka berhasil melaju sampai semifinal. Sayangnya, langkah klub berjuluk I Lariani ini saat itu terhenti usai kalah dengan agregat 1-3 dari Sampdoria. Pada perempat final, Como menang comeback atas Hellas Verona dengan agregat 4-3.

Como lolos dari 16 besar setelah menyingkirkan Juventus. Mereka menang pada leg pertama (28/1/1986) berkat gol tunggal Dan Corneliusson. Como lantas menahan Si Nyonya Tua di Stadio Comunale pada leg kedua (11/2/1986). Tertinggal oleh gol Massimo Bonini, mereka menyamakan kedudukan berkat bunuh diri Sergio Bario.

5. Como kalah dari Fiorentina pada 16 besar Coppa Italia 1959/1960 dan Lazio pada 1960/1961

Dua penampilan pertama Como pada 16 besar Coppa Italia terjadi secara beruntun. Mereka mencapai babak ini untuk pertama kalinya pada 1959/1960. Namun, Como kalah 0-2 dari Fiorentina (4/11/1959) akibat bunuh diri Franco Landri dan gol Gianfranco Petris.

Como juga kalah pada 16 besar Coppa Italia 1960/1961. Mereka kena bantai Lazio dengan skor 0-4 (24/1/1961). Bermain sebagai tamu di Stadio Flaminio, gawang Como dibobol dua kali oleh Orlando Rozzoni dan sekali oleh Juan Carlos Morrone serta Franco Carradori.

Como sudah enam kali bermain pada 16 besar Coppa Italia hingga 2025/2026. Namun, hanya dua yang berakhir dengan kemenangan. Como mampu melaju sampai semifinal pada 1985/1986. Lantas, sampai mana langkah mereka pada edisi musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy