Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia sukses membungkam Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (9/6/2026). Skuad Garuda menang tipis 1-0, meski tampil menggebrak sepanjang laga.
Tim asuhan John Herdman langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka bahkan berhasil mengurung pertahanan Mozambik, sejak wasit meniup peluit kick-off.
Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bukan sekadar mendominasi, tetapi juga efektif dalam melancarkan serangan. Duet Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen menjadi momok bagi lawan.
Timnas sebenarnya nyaris unggul cepat. Cukup disayangkan, peluang Elkan Baggott dan Ole Romeny dari sepak pojok yang dilepaskan Kevin Diks masih membentur tiang.
Gempuran Tim Merah Putih akhirnya berbuah manis saat duel berusia 11 menit. Ragnar yang mundur jauh ke tengah untuk menjemput bola, berhasil membuka celah besar di area belakang Mozambik.
Ragnar yang melihat celah tersebut langsung memberikan umpan progresi kepada Romeny yang tak terkawal. Striker Oxford United itu melewati kiper Mozambik lebih dulu, sebelum menyontek bola ke dalam gawang.
Permainan skuad Garuda kian agresif setelah unggul. Timnas nyaris menggandakan keunggulan lewat sepak pojok Diks yang langsung masuk ke gawang. Sayang, gol tersebut dianulir karena Ivar Jenner lebih dulu melanggar kiper lawan.
Marselino juga mendapat peluang emas pada menit ke-22. Apes, tembakan kerasnya masih mampu diblok oleh bek Mozambik yang berdiri tepat di dekat garis gawang.
Di sisi lain, serangan balik Mozambik juga cukup menyengat. Mereka beberapa kali mengancam gawang kawalan Maarten Paes, beruntung pertahanan yang digalang Rizky Ridho, Elkan Baggott dan Diks begitu solid.
Mereka jatuh bangun untuk menetralisir ancaman dari tim tamu. Pertahanan berlapis mereka pun mempertahankan keunggulan 1-0 milik Indonesia hingga jeda babak.
Di paruh kedua, Timnas tetap mendominasi. Namun, daya kejut mereka berkurang akibat kesulitan membongkar pertahanan Mozambik yang kali ini lebih rendah.
Herdman pun menurunkan Nathan Tjoe-A-On, Rayhan Hannan, dan Sandy Walsh untuk menambah agresivitas pada menit ke-64. Kehadiran mereka langsung menghadirkan peluang emas.
Nathan nyaris menggandakan keunggulan dalam kurun waktu singkat. Cukup disayangkan, tendangan kerasnya justru membentur mistar gawang.
Di sisi lain, serangan balik Mozambik yang telah melakukan rotasi juga terasa lebih berbahaya ketimbang babak pertama. Skuad berjuluk Os Mambas itu beberapa kali mendapat momentum, namun Paes yang tampil impresif tetap mampu menjaga gawangnya tetap bersih.
Kebuntuan kedua tim ternyata berkepanjangan. Timnas yang memborbardir pertahanan Os Mambas hanya mampu menjaga keunggulan hasil gol Romeny hingga peluit panjang.
