Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jelang Persita vs Persija, Shin: Suporter Jangan Bikin Ribut Lagi
Potret kerusakan bus Jakmania Cikampek setelah mendapat serangan, Senin (12/10/2026). (Dok. Jakmania Cikampek).
  • Pelatih Persija Shin Tae Yong meminta Jakmania menjaga ketertiban saat bertandang ke markas Persita Tangerang, menyusul insiden penyerangan bus suporter dan tim Persib U-18.

  • Shin menekankan dukungan harus diberikan secara sportif dan dinikmati bersama, bukan melalui fanatisme berlebihan yang berpotensi memicu masalah.

  • Ia mengingatkan keributan dapat merugikan Persija, termasuk terkait wacana pengurangan poin, serta meminta pihak yang berniat membuat masalah agar tidak hadir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Shin Tae Yong bilang suporter Persija yang datang ke Tangerang jangan bikin ribut saat lawan Persita. Sebelumnya ada bus Jakmania dan tim Persib U-18 yang diserang. Shin mau Jakmania mendukung dengan baik dan menikmati pertandingan. Kalau ada yang mau bikin masalah, Shin bilang lebih baik tidak datang. Ribut bisa merugikan Persija.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pesan Shin Tae Yong menempatkan laga Persita kontra Persija sebagai ruang bagi dukungan sportif dan kenikmatan bersama. Apresiasinya kepada Jakmania menegaskan nilai loyalitas suporter, sementara janji tim untuk bekerja keras di lapangan memberi fokus konstruktif: energi pendukung dapat selaras dengan fair play dan kepentingan klub.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, memberikan pesan khusus bagi para suporter yang akan bertandang ke markas Persita Tangerang, Sabtu (17/10/2026). Dia ingin tak ada keributan.

Pesan khusus ini hadir seiring adanya insiden penyerangan bus Jakmania dan Persib U-18 beberapa hari lalu. Insiden itu menyedot atensi, bahkan sampai memunculkan wacana pengurangan poin bagi klub.

"Seperti ketika Jakmania datang ke Yogyakarta, saya berharap mereka juga bisa datang ke Tangerang untuk memberikan dukungan secara fair play dan menikmati pertandingan," ujar Shin di Bojongsari, Depok, Kamis (15/10/2026).

1. Dukung secara sportif, bukan fanatisme berlebihan

Bintang Persib Bandung, Beckham Putra, menjadi sasaran ujaran kebencian The Jakmania di Stadion Utara Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026). (IDN Times/Tino Satrio)

Shin mengingatkan, penting bagi para suporter Persija, termasuk The Jakmania, memberikan dukungan secara sportif. Dia tak mau para suporter dibutakan oleh fanatisme berlebihan.

"Menurut saya, yang terpenting adalah datang untuk mendukung tim secara sportif dan menikmati pertandingan bersama, bukan menunjukkan fanatisme berlebihan sampai menimbulkan masalah," ujar Shin.

2. Keributan bisa merugikan tim

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Persija)

Shin mengungkapkan, tindakan ribut-ribut suporter pada akhirnya akan memberikan dampak negatif bagi klub. Apalagi dengan adanya wacana pengurangan poin yang digaungkan PSSI.

"Saya ingin menegaskan bahwa jangan sampai terjadi keributan. Hal seperti itu justru akan lebih merugikan tim. Kami berjanji akan bekerja keras di atas lapangan," ujar Shin.

3. Tetap ucapkan terima kasih

The Jakmania semangati Persija di Sawangan. (Dok. Istimewa)

Lebih lanjut, Shin tak henti-henti mengucapkan terima kasih kepada suporter yang selalu mendukung Persija. Jika ingin membuat masalah, alangkah baiknya tidak datang menonton.

"Kami berterima kasih kepada para suporter Jakmania yang selalu mendukung para pemain Persija. Namun, jika ada yang datang dengan tujuan membuat masalah, lebih baik mereka tidak datang sama sekali, termasuk lawan Persita nanti," kata Shin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article