Jika Ditekuk West Ham, Perburuan Gelar Premier League ManCity Tamat

- Pep Guardiola menegaskan laga melawan West Ham jadi penentu hidup-mati Manchester City dalam perburuan gelar Premier League musim ini.
- Manchester City tertinggal tujuh poin dari Arsenal dengan sembilan laga tersisa, membuat setiap pertandingan menjadi krusial tanpa ruang untuk kehilangan poin.
- West Ham bertekad menang di kandang demi menjauh dari zona degradasi, sementara performa ManCity sedang goyah usai kalah dari Real Madrid dan imbang di liga.
Jakarta, IDN Times - Pep Guardiola mengultimatum Manchester City jelang lawatannya ke markas West Ham United, Sabtu (15/3/2026). Sebab, duel ini dapat menentukan nasib The Citizens dalam pereburuan gelar Premier League.
Saat ini, ManCity tertinggal tujuh poin dari Arsenal, Arsenal. Selisih itu memberikan tekanan lebih buat Erling Haaland dan kolega, meski The Gunners memiliki satu pertandingan lebih banyak.
1. Haram terpeleset, atau gelar melayang

Guardiola pun mengakui kalau posisi anak-anak asuhnya terjepit. Karena itu, kekalahan atau hasil imbang di sisa laga akan menjadi vonis mati bagi ManCity dalam mempertahankan takhta juara.
"Premier League adalah gelar yang paling sulit. Kami masih berada di sana dengan kesadaran bahwa jika kami kehilangan poin, semuanya akan tamat," ujar Guardiola dikutip dari Manchester Evening News.
2. Premier League sisa berapa pekan lagi?

Saat ini, Arsenal telah mengoleksi 67 poin dari 30 laga. Artinya, mereka tinggal memiliki delapan laga sisa untuk menentukan gelar juara. Sedangkan, tim besutan Guardiola baru meraih 60 angka dan masih menyisakan sembilan laga. Memang masih ada 27 poin, tetapi posisi ManCity akan semakin terjepit jika kembali terpeleset.
"Ada yang berjuang menghindari degradasi, ada yang mengejar tiket Eropa, ada yang memburu Liga Champions. Setiap pertandingan sangat penting, tidak ada kesempatan kedua," ucap Guardiola.
3. Ambisi West Ham berlipat ganda, Madrid sedang terpuruk

Di sisi lain, duel nanti dipastikan tidak akan mudah untuk dimenangkan ManCity. Itu karena West Ham akan bermain di depan puluhan ribu suporternya sendiri.
Terlebih, West Ham juga punya ambisi besar untuk menang, demi keluar dari zona degradasi. Kemenangan atas Fulham menjadi dorongan positif bagi tuan rumah, sementara kondisi ManCity sedang terpuruk usai dipermalukan Real Madrid tengah pekan lalu, dan hanya bermain imbang dalam laga terakhirnya di Premier League.


















