Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kaan Ayhan Antar Turki Menang atas AS di Piala Dunia 2026
ilustrasi stadion sepak bola (unsplash.com/Bruce Barrow)

Jakarta, IDN Times - Turki akhirnya menang di pertandingan terakhir mereka di Grup D di Piala Dunia 2026. Mereka unggul 3-2 lewat gol menit akhir di Los Angeles Stadium, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Kaan Ayhan menjadi aktor di balik gol telat itu.

Ayhan mencetak gol pada menit 90+8. Itu menyusul gol Arda Guler (10') dan Orkun Kokcu (31'). Sementara, gol Amerika Serikat datang dari Auston Trusty (3') dan Sebastian Berhalter (49').

Amerika sebenarnya unggul lebih dahulu. Mereka menjebol gawang Turki lewat gol cepat Trusty. Namun, Turki bukan tanpa perlawanan. Mereka bahkan membalikkan kedudukan berkat Guler dan Kokcu. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-1 untuk Turki.

Turki sebenarnya tidak begitu menguasai bola. Ball possesion mereka hanya 37 persen. Percobaan tembakan juga hanya empat. Namun, dua di antaranya berbuah gol. Mereka tampil efektif separuh pertandingan.

Dengan modal keunggulan satu gol, Turki berusaha mempertahankan kedudukan pada babak kedua. Amerika Serikat, di sisi lain, terus menekan. Mereka tidak ingin tertinggal di depan publik sendiri. Meski sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar karena tidak pernah kalah di Grup D, tuan rumah berusaha untuk menang lagi.

Gol penyama kedudukan datang tidak lama setelah turun minum antarbabak, tepatnya pada menit ke-49. Sebastian Berhalter menjebol gawang yang dijaga Ugurkan Cakir. Gol itu sekaligus membuat tim dari Negeri Paman Sam kini telah mencetak total delapan gol di Piala Dunia 2026. Ia melampaui rekor terbaik mereka dengan tujuh gol pada 1930 dan 2002.

Di tengah babak kedua, Christian Pulisic masuk menggantikan George Weah. Dia langsung memberikan dampak. Salah satunya saat mendapat umpan jauh dan berlari menyisir sisi kiri serangan. Masuk ke kotak penalti, Pulisic melepas sepakan keras, tetapi ditepis Cakir tepat di depan gawang.

Pulisic lagi-lagi memberi tekanan. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti, dia bergerak ke ruang kosong dan menukil bola operan rekannya. Namun, Cakir lagi-lagi melakukan penyelamatan penting. Dia merentangkan tangannya lebar-lebar dan menepis bola tipis saja sehingga bola akhirnya membentur tiang.

Intensitas pertandingan sempat menurun setelah hydration break. Hanya saja, itu tidak berlangsung lama. Kedua tim terus berusaha meretas pertahanan lawan. Padahal, Amerika Serikat dan Turki tidak harus membuktikan apa-apa. Sebab, Turki dipastikan tidak akan melaju ke babak 32 besar meski memenangkan pertandingan.

Pertahanan Amerika Serikat lantas ambruk pada menit akhir. Turki kembali menjebol gawang mereka. Kaan Ayhan membuat Turki bisa menutup kemenangan dengan satu kemenangan di Piala Dunia 2026.

Editorial Team

Related Article