Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kala Elkan Baggott Bikin Herdman Siapkan Skenario Penalti untuk Timnas
Potret kebahagiaan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • John Herdman langsung menyiapkan penendang penalti setelah gol Elkan pada menit ke-116, sementara Indonesia akhirnya menang 4-2 lewat adu penalti.

  • Elkan tampil sebagai penyerang tengah dadakan, mencetak gol penting di babak tambahan dan menjadi eksekutor penalti, keputusan yang mengubah pertandingan.

  • Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 mengakhiri penantian trofi senior Indonesia selama 35 tahun serta rentetan kegagalan menang atas Thailand di final sejak 1997.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepanikan sempat melanda Timnas Indonesia saat final FIFA ASEAN Cup 2026. Itu terjadi, kala Thailand berhasil unggul di masa perpanjangan waktu, dan membuat posisi Timnas menjadi sulit pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026).

Ketika Timnas tertinggal 1-2 dari 10 pemain Thailand, bench berubah menjadi muram. Pelatih Timnas, John Herdman, mengaku panik karena situasinya sangat tak menguntungkan. Beruntung, Elkan Baggott menjadi penyelamat dengan golnya di menit 116 usai memanfaatkan umpan tarik Rizky Ridho yang ditepis kiper Thailand.

Saat 78 ribu penonton di SUGBK meledak usai gol Elkan, Herdman justru melakukan hal yang tidak terduga. Dia langsung berbalik badan, menyiapkan skenario untuk adu penalti.

"Ketika Elkan mencetak gol, saya benar-benar langsung berbalik dan mencoba mengatur penendang penalti secepat mungkin karena tahu dia baru saja mengubah jalannya pertandingan," kata Herdman dalam sesi jumpa pers usai laga, Senin (5/10/2026).

1. Elkan jadi penyerang dadakan

Potret kebahagiaan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Setelah gol kedua terjadi, Herdman bahkan sempat berpikir untuk tidak menarik Elkan mundur. Ternyata, keputusan kecil ini pada akhirnya membawa perubahan di laga.

"Dia terlihat menikmati perannya sebagai penyerang tengah. Ini benar-benar gila. Pengalaman yang luar biasa," ujar Herdman.

Dan keputusan itu terbukti. Elkan bukan cuma penyelamat di babak tambahan, tapi juga eksekutor penalti yang tenang. Timnas akhirnya menang 4-2 di babak tos-tosan.

2. Puji Thailand selangit

Potret kebahagiaan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Meski menang, Herdman tidak menutup mata akan kualitas Thailand. Sarach Yooyen dan kolega malam itu memang menjadi monster dengan mental yang begitu kuat.

"Saya juga harus mengatakan, Thailand tampil luar biasa malam ini. Mereka sangat tangguh, menunjukkan pengalaman sebagai tim yang sudah beberapa kali mengangkat trofi sebelumnya," ujar Herdman.

Namun, sekarang Timnas sudah berbeda. Pasukan Garuda yang sekarang, kata Herdman, sudah tak lagi memiliki mental inferior, berubah jadi juara.

"Namun, saya pikir kami menunjukkan tidak akan menyerah kepada siapa pun lagi. Kami akan terus berjuang sampai akhir," kata Herdman.

3. Timnas torehkan sejarah

Potret kebahagiaan Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Berkat keberhasilan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas mencatatkan sejarah. Mereka mengakhiri penantian gelar di level senior yang sudah berlangsung selama 35 tahun.

Tidak cuma itu, Timnas juga mengakhiri kutukan tak pernah menang atas Thailand dalam laga final sejak 1997.

Curated For You

Editorial Team

Related Article