Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Kartu Merah Pertama dalam Karier Folarin Balgoun
ilustrasi kartu merah (pexels.com/boom)

Folarin Balogun meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan catatan 3 gol dan 1 kartu merah. Seperti halnya mencetak gol, striker Timnas Amerika Serikat (AS) itu juga bukan baru merasakan mendapat kartu merah sepanjang kariernya di kompetisi ini. Sebelumnya, pria yang lahir di Inggris pada 3 Juli 2001 tersebut pernah dua kali diusir dari lapangan.

1. Folarin Balogun mendapat kartu merah di Piala Dunia 2026 pada 32 besar

Folarin Balogun mengantongi kartu merahnya di Piala Dunia 2026 saat menjalani laga 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina. Wasit Raphael Claus mengeluarkannya dari lapangan pada menit 64 setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR). Tayangan ulang menunjukkan Balogun menginjak bagian belakang kaki Tarik Muharemovic.

Insiden itu pun mengubah narasi Balogun di laga yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium pada 2 Juli 2026 ini. Sebab, ia merupakan pemain yang mencetak gol pembuka pada menit 45. Beruntungnya, Amerika Serikat bisa menjaga gawangnya tetap nirbobol. Mereka bahkan menambah satu gol melalui tendangan bebas Malik Tillman pada menit 82.

Namun, kartu merah Balogun tersebut meninggalkan salah satu kontroversi terbesar dalam sejarah sepak bola. Sebab, FIFA menunda hukuman larangan bertandingnya usai sang presiden, Gianni Infantino, menerima komplain dari presiden AS, Donald Trump. Balogun pun pada akhirnya bisa bermain melawan Belgia pada 16 besar. Ia tampil penuh, tetapi tidak mampu membantu timnya terhindar dari kekalahan 1-4.

2. Folarin Balogun lebih dulu mencetak gol dan mendapat kartu merah pada 8 November 2025

Folarin Balogun menerima kartu merah kedua dalam kariernya pada 8 November 2025. Saat itu, ia dan AS Monaco menjamu RC Lens di Stade Louis-II untuk menjalani pekan ke-15 Ligue 1 Prancis 2025/2026. Seperti halnya di Piala Dunia 2026, Balogun juga diusir dari lapangan ketika menghadapi Lens setelah mencetak gol. Bahkan, jeda di antara dua momen tersebut lebih dekat.

Lens membungkam Monaco lewat gol Odsonne Edouard pada menit 21. Balogun lantas menyamakan kedudukan pada menit 37 lewat tendangan penalti. Ia sendiri yang membuat Monaco mendapat hadiah tersebut setelah dilanggar Mamadou Sangare. Namun, Lens kembali memimpin 3 menit berselang lewat gol Wesley Said.

Balogun kemudian mendapat kartu merahnya tidak lama setelah gol Said tersebut. Ia berjuang untuk menjaga bola, tetapi kakinya malah menginjak kaki Sangare. Lens akhirnya menang 4-1 dengan dua gol tambahan dari Sangare pada menit 45+3 dan Said pada menit 60. Balogun pun menjalani larangan bertanding sekali yang berakhir dengan kekalahan 1-4 bagi Monaco dari Stade Rennes.

3. Folarin Balogun mendapat kartu merah untuk pertama kali saat membela Arsenal U-23

Folarin Balogun terkena kartu merah untuk pertama kali dalam kariernya pada 20 November 2020. Saat itu, ia bermain bersama Arsenal U-23. Mereka berhadapan dengan Everton di Emirates Stadium untuk memainkan laga pekan kesembilan English Premier League (EPL) 2 2020/2021. Balogun bukan hanya memimpin rekan-rekannya dari depan, melainkan juga bertindak sebagai kapten.

Naas, ia harus mengakhiri pertandingan lebih cepat pada menit 62. Balogun menerima kartu kuning kedua akibat diving. Sementara, penyerang setinggi 1,79 meter tersebut mengantongi kartu kuning pertamanya 10 menit sebelumnya. Beruntungnya, Arsenal berhasil menjaga keunggulan 1-0 sampai pertandingan selesai.

Gol tunggal mereka dicetak pemain senior, Emile Smith Rowe, pada menit 10. Sebagai catatan, selain Smith Rowe, ada dua penggawa skuad utama lain yang ambil bagian. Sokratis Papastathopoulos digantikan Brooke Norton-Cuffy pada menit 71 dan Calum Chambers digantikan Jonathan Dinzeyi pada menit 76. William Saliba tampil penuh. Namun, saat itu, ia belum menjadi personel andalan.

Jika melihat penyebabnya, Folarin Balogun terbilang layak untuk mendapat kartu merah dalam tiga kesempatan di atas. Namun, ia sebetulnya sangat bisa menghindarinya. Kini, salah satu target Balogun untuk sisa kariernya mulai musim panas 2026 jelas adalah untuk tidak menambah daftar ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article