Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Kartu Merah Pertama dalam Karier Ryan Gravenberch
ilustrasi kartu merah (pexels.com/boom)
  • Ryan Gravenberch menerima kartu merah ketiganya saat Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City pada 11 Oktober 2026, setelah mendapat dua kartu kuning pada menit 47 dan 62.
  • Akibat pengusiran itu, Liverpool kebobolan tiga gol setelah menit ke-62, dan Gravenberch dipastikan absen saat menghadapi Brentford pada 17 Oktober 2026.
  • Sebelumnya, Gravenberch juga diusir saat Liverpool melawan Crystal Palace pada 2025 serta ketika membela Ajax menghadapi Atalanta di Liga Champions 2020/2021.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ryan Gravenberch menambah koleksi kartu merahnya pada 11 Oktober 2026. Personel Liverpool tersebut diusir dari lapangan pada menit 62 yang menyebabkan kekalahan 0-3 dari Manchester City. Menurut data Transfermarkt, ini merupakan kartu merah ketiga dalam karier gelandang yang lahir di Belanda pada 16 Mei 2002 itu.

1. Ryan Gravenberch mendapat dua kartu kuning saat melawan Manchester City pada 11 Oktober 2026

Liverpool tumbang 0-3 dari Manchester City pada 11 Oktober 2026 di Anfield. Semua gol yang masuk ke gawang mereka dalam pertandingan pekan keenam English Premier League (EPL) 2026/2027 ini tercipta setelah Ryan Gravenberch mendapat kartu merah. Pemain dengan nomor punggung 38 tersebut menerima kartu kuning kedua pada menit 62 akibat melanggar Jeremy Doku. Sementara itu, ia mengantongi kartu kuning pertamanya pada menit 47 gara-gara pelanggaran kepada Elliot Anderson.

Tiga menit setelah Gravenberch keluar dari lapangan, Liverpool akhirnya kebobolan oleh tendangan Erling Haaland. Jeremy Doku lantas menggandakan keunggulan Manchester City pada menit 68. Rayan Cherki akhirnya mencetak gol pemungkas The Cityzens pada menit 78. Sementara itu, akibat kartu merahnya, Gravenberch dipastikan tidak akan bisa tampil ketika Liverpool melakoni pekan ketujuh dengan melawan Brentford sebagai tamu di Gtech Community Stadium pada 17 Oktober 2026.

2. Ryan Gravenberch terkena kartu merah pada pekan terarkhir EPL 2024/2025

Ryan Gravenberch berperan besar dalam keberhasilan Liverpool menjuarai Premier League 2024/2025. Pilar setinggi 1,9 meter itu hanya absen sekali dari 38 pertandingan. Sayangnya, ia menutup musim dengan mengecewakan. Gravenberch menerima kartu merah pada pertandingan pemungkas melawan Crystal Palace di Anfield (25/5/2025). Ia diusir dari lapangan pada menit 68 akibat melanggar Daichi Kamada dengan status pemain terakhir. Liverpool tengah tertinggal 0-1 pada momen tersebut karena gol Ismaila Sarr pada menit 9. Mereka lantas selamat dari kekalahan berkat gol Mohamed Salah pada menit 84.

Tujuh menit sebelum menerima kartu merah, Gravenberch sebetulnya sudah lebih dulu mendapat kartu kuning. Namun, wasit Darren England langsung memberinya kartu merah tanpa kartu kuning usai pelanggaran kepada Kamada tersebut. Meski begitu, Gravenberch tetap hanya terkena larangan bertandingan satu laga. Ia menjalaninya pada partai pembuka EPL 2025/2026 yang berakhir dengan kemenangan 4-2 atas AFC Bournemouth. Gravenberch lantas kembali bermain pada pembuka. Menariknya, ia mampu menyumbang satu gol yang membantu mengalahkan Newcastle United 3-2.

3. Ryan Gravenberch menerima kartu merah saat membela Ajax Amsterdam melawan Atalanta pada 9 Desember 2020

Ryan Gravenberch mengoleksi kartu merah pertama dalam kariernya pada 9 Desember 2020. Saat itu, ia membela Ajax Amsterdam. Mereka menjamu Atalanta di Johan Cruijff ArenA untuk menjalani pertandingan terakhir fase grup Liga Champions Eropa (UCL) 2020/2021. Laga tidak dihadiri penonton karena COVID-19. Insiden kartu merah Gravenberch terjadi pada menit 79. Ia sedang berusaha untuk menguasai bola udara. Namun, ayunan tangannya menghantam wajah kapten Atalanta, Papu Gomez. Wasit Carlos del Cerro Grande pun memberi Gravenberch kartu kuning kedua. Sebelumnya, ia melakukannya pada menit 22 usai Gravenberch melanggara Duvan Zapata.

Skor masih imbang 0-0 ketika Gravenberch mendapat kartu merah tersebut. Atalanta lantas mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain. Mereka pulang ke Italia dengan kemenangan usai mencetak gol tunggal melalui Luis Muriel pada menit 85. Muriel menerima umpan terobosan dari Remo Freuler yang membela lini tengah Ajax. Muriel kemudian melakukan kontrol, melewati Andre Onana yang keluar dari sarangnya, dan menaruh bola ke gawang yang kosong menggunakan kaki kiri. Kekalahan ini sangatlah fatal bagi Ajax karena membuat mereka gagal lolos ke fase gugur. Ajax berada di posisi ketiga di grup D dengan 7 poin, kalah 6 angka dari Liverpool dan 4 angka dari Atalanta.

Tiga kartu merah pertama dalam karier Ryan Gravenberch sangat menggambarkan dirinya sebagai gelandang. Ia melakukan kesalahan saat sedang berusaha mengontrol atau merebut bola. Ini tentu menjadi pelajaran besar baginya untuk ke depannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article