Galatasaray kalah telak pada matchday 2 fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027. Menjamu Barcelona, raksasa Turki itu terbantai 1-4. Hasil itu mencolok karena markas Galatasaray biasanya terkenal angker, termasuk di level Eropa. Bahkan, itu menjadi salah satu kekalahan kandang terbesar yang pernah mereka alami di UCL.
5 Kekalahan Kandang Terbesar Galatasaray di UCL per Oktober 2026

Take a Deeper Read
1. Galatasaray terbantai 0-5 oleh Chelsea di fase grup UCL 1999/2000
Galatasaray pernah dua kali menelan kekalahan kandang dengan selisih lima gol di UCL. Yang pertama mereka alami pada fase grup edisi 1999/2000. Saat itu sang wakil Turki tergabung di Grup H bersama Chelsea, Hertha Berlin, dan AC Milan. Hasilnya, Galatasaray menelan total tiga kekalahan, termasuk dihajar 0-5 saat menjamu Chelsea pada matchday 4.
Gawang Galatasaray hanya kebobolan sekali pada babak pertama. Namun, lini belakang mereka porak poranda pada babak kedua hingga kebobolan empat gol tambahan. Galatasaray sendiri akhirnya finis di peringkat ketiga klasemen grup dan tergusur ke Piala UEFA. Hebatnya, mereka lalu terus melaju hingga final di ajang tersebut, bahkan jadi juara.
2. Galatasaray mengawali UCL 2013/2014 dengan kekalahan 1-6 dari Real Madrid
Galatasaray juga dipermak di kandang sendiri pada fase grup UCL 2013/2014. Mereka bahkan langsung mengalaminya pada matchday pertama, tepatnya saat menjamu Real Madrid. Lagi-lagi, saat itu Galatasaray sempat memberi perlawanan pada babak pertama. Mereka hanya kebobolan satu kali lewat aksi Isco.
Pada babak kedua, barulah pesta gol Real Madrid dimulai. Tim tamu menambah lima gol berkat hattrick Cristiano Ronaldo dan brace Karim Benzema. Galatasaray sempat membalas sekali, tetapi tetap terbantai 1-6. Uniknya, Galatasaray akhirnya mampu finis di peringkat kedua klasemen grup. Mereka pun melaju ke babak 16 besar sebelum dihentikan Chelsea.
3. Galatasaray tampil buruk di UCL 2014/2015, termasuk digilas Borussia Dortmund
Di UCL 2014/2015, Galatasaray tampil jauh lebih buruk dibanding musim sebelumnya. Mereka tersisih di fase grup setelah finis di dasar klasemen. Dari 6 laga, Galatasaray hanya meraih 1 hasil imbang dan 5 kali kalah. Itu termasuk kekalahan 0-4 dari Borussia Dortmund di kandang sendiri.
Kali itu, gawang Galatasaray sudah kebobolan tiga kali pada babak pertama. Pierre-Emerick Aubameyang bahkan sudah membuat dua gol saat laga baru berjalan 20 menit. Marco Reus lalu mencetak gol ketiga sebelum Adrian Ramos melengkapi penderitaan Galatasaray jelang laga berakhir.
4. Galatasaray juga dibekuk Arsenal 1-4 di kandang sendiri di UCL 2014/2015
Masih di UCL 2014/2015, hasil buruk Galatasaray juga mencakup kekalahan kandang 1-4 dari Arsenal. Itu terjadi pada matchday terakhir grup, saat Galatasaray sudah dipastikan finis sebagai juru kunci. Sementara, Arsenal saat itu masih berebut status juara grup dengan Borussia Dortmund. Tak heran jika The Gunners tampil ngotot meski menjadi tamu.
Hasilnya, Arsenal sudah unggul 3-0 dalam 30 menit pertama laga. Wesley Sneijder lalu sempat membuat gol hiburan bagi Galatasaray pada menit 88. Namun, Arsenal ternyata belum puas dan sukses menyarangkan gol keempat pada menit 92. Galatasaray pun menjadi tim dengan capaian terburuk di fase grup UCL 2014/2015.
5. Sempat unggul, Galatasaray keok 1-4 dari Barcelona pada fase liga UCL 2026/2027
Kekalahan Galatasaray 1-4 dari Barcelona pada fase liga UCL 2026/2027 juga masuk daftar ini. Galatasaray menjamu Barcelona dengan misi bangkit setelah dibekuk Sporting CP pada matchday pertama. Target tuan rumah pun sempat berpeluang terwujud. Sepakan Aleksey Batrakov yang berubah arah membawa Galatasaray unggul pada menit 28.
Sayangnya, nasib buruk tiba-tiba menyergap Galatasaray. Mereka sempat mencetak gol kedua yang dianulir secara kontroversial. Barcelona lalu menyamakan skor sebelum turun minum dan akhirnya mencetak tiga gol tambahan pada babak kedua. Dengan dua kekalahan, Galatasaray pun bertengger di peringkat 35 dari 36 peserta fase liga UCL 2026/2027.
Galatasaray dikenal punya rekor kandang yang apik, termasuk di Liga Champions. Namun, ada pula saat-saat mereka tampil buruk sampai kalah telak di hadapan pendukung sendiri. Bagaimana kelanjutan performa kandang mereka pada sisa fase liga UCL musim ini?
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 7 Pemain Australia Pertama yang Cetak Asis di Liga Champions16 Oct 2026, 06:34 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- 6 Pemain Terbaik pada Pekan Kedua Liga Champions 2026/202715 Oct 2026, 15:52 WIB
- 7 Pemain yang Mencetak Brace pada Pekan Kedua Liga Champions 2026/202715 Oct 2026, 15:22 WIB