Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kekalahan Pertama Ajax dari Groningen dengan Selisih 1 Gol Lebih
ilustrasi stadion Ajax Amsterdam (unsplash.com/sacracomelasindone)
  • Ajax Amsterdam kembali kalah 1-3 dari Groningen pada 7 Maret 2026, mengakhiri rekor tak terkalahkan sejak November 2025 di Eredivisie.
  • Kekalahan ini menjadi yang kelima bagi Ajax dari Groningen dengan selisih satu gol lebih sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
  • Groningen sebelumnya juga menaklukkan Ajax pada tahun 1985, 1989, 1994, dan 2014 dengan hasil dominan di kandang maupun tandang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ajax Amsterdam kembali mengalami kemunduran. Setelah tidak pernah kehilangan poin di Eredivisie Belanda sejak 22 November 2025, tim yang diperkuat Maarten Paes itu akhirnya tumbang lagi pada 7 Maret 2026. Ajax dibekuk Groningen dengan skor 1-3. Dalam sejarah Ajax, ini merupakan kekalahan kelima dari Groningen dengan selisih satu gol lebih.

1. Ajax Amsterdam kecolongan dua gol pada babak kedua yang dicetak pemain pengganti saat kalah 1-3 dari Groningen pada 7 Maret 2026

Ajax Amsterdam bermain sebagai tamu di Euroborg ketika bertemu Groningen pada pekan ke-26 Eredivisie 2025/2026 (7/3/2026). Mereka tertinggal oleh gol Thom van Bergen pada menit keenam. Namun, Ajax bisa menyamakan kedudukan lewat Davy Klaassen pada menit 30.

Sayangnya, setelah kembali dari ruang ganti, Ajax kecolongan dua gol. Oskar Zawada menjadi supersub bagi Groningen. Ia menggantikan Brynjolfur Willumsson pada awal babak kedua dan menaklukkan Maaten Paes pada menit 65 serta 72.

2. Ajax Amsterdam kalah 0-2 dari Groningen pada 31 Agustus 2014

Sebelum 7 Maret 2026, Ajax Amsterdam terakhir kali kalah dengan selisih satu gol lebih dari Groningen pada 31 Agustus 2014. Mereka juga merasakannya di Euroborg dan akibat kebobolan dua gol pada babak kedua. Ajax pulang dengan skor 0-2 pada laga pekan keempat Eredivisie 2014/2015 ini.

Tjaronn Chery menjadi momok utama Ajax. Gelandang Timnas Suriname yang lahir di Belanda itu memang tidak mencatatkan namanya di papan skor. Namun, Chery mengkreasi dua gol Groningen. Ia membuat umpan untuk Eric Botteghin pada menit 48 dan Michael de Leeuw pada menit 87.

3. Ajax Amsterdam menyerah 0-2 di kandang dari Groningen pada 2 Mei 1994

Ajax Amsterdam lebih dulu menelan kekalahan 0-2 dari Groningen pada 2 Mei 1994. Namun, berbeda dengan hasil pada 31 Agustus 2014, mereka mengalaminya di kandang lamanya, De Meer Stadion. Keduanya bertarung untuk menjalani laga pekan ke-31 Eredivisie 1993/1994. Groningen membobol gawang Ajax yang dijaga Stanley Menzo pada masing-masing babak.

Harris Huizingh melakukannya pada menit 28 dan Ronald Hamming pada menit 62. Groningen memiliki kesempatan untuk menambah gol pada menit 88. Sayangnya, Ulrich Wilson gagal memaksimalkan hadiah penalti. Hasil ini tidak berarti untuk Ajax karena mereka tetap mengakhiri musim sebagai juara. Namun, bagi Groningen, kemenangan ikut menyelamatkan mereka dari degradasi.

4. Ajax Amsterdam dibantai Groningen 0-3 pada 15 Maret 1989

Ajax Amsterdam merasakan kekalahan terbesarnya dari Groningen pada 15 Maret 1989. Saat itu, mereka bertemu di Stadion Oosterpark untuk melakoni perempat final Piala KNVB 1988/1989. Ajax dibantai dengan skor 0-3.

Rene Eijkelkamp sudah membuat Groningen memimpin ketika laga baru berjalan 2 menit. Henny Meijer menggandakan keunggulan pada menit 16. Ejkelkamp membukukan brace sekaligus menutup papan skor pada menit 51.

5. Ajax Amsterdam takluk 1-3 dari Groningen pada 21 April 1985

Kekalahan pertama Ajax Amsterdam dari Groningen dengan selisih satu gol lebih terjadi pada 21 April 1985. Mereka bersua di De Meer Stadion untuk memainkan laga pekan ke-28 Eredivisie 1984/1985 (21/4/1985). Ajax kalah dengan skor 1-3.

Rob McDonald membawa Groningen memimpin pada menit 10. Ajax sempat menyamakan kedudukan lewat Rob de Wit pada menit 19. Namun, mereka akhirnya tumbang akibat brace McDonald pada menit 51 dan gol Erwin Koeman pada menit 78.

Selain tujuh hasil di atas, ada jumlah kekalahan serupa yang sudah dirasakan Ajax sepanjang sejarah pertemuannya dengan Groningen. Namun, mereka memang tidak pernah tunduk dengan selisih satu gol lebih pada kesempatan-kesempatan tersebut.

Sisanya, Ajax dominan dengan 79 kemenangan dan 17 keimbangan per 2025/2026. Sebagai catatan, Groningen terbilang klub anyar. Mereka baru eksis sejak 16 Juni 1971 sebagai kelanjutan dari GVAV, tim yang terbentuk pada 1921 dan dipecah karena krisis finansial.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team