4 Kemenangan Kandang Terakhir Polandia per 29 Maret 2026

- Polandia mencatat empat kemenangan kandang beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk hasil penting atas Albania yang membawa mereka ke final playoff zona Eropa.
- Robert Lewandowski tampil konsisten sebagai motor serangan dengan kontribusi gol krusial, sementara Karol Swiderski juga bersinar lewat dua gol ke gawang Malta.
- Kemenangan atas Lithuania, Malta, Finlandia, dan Albania menunjukkan dominasi Polandia di Warsawa serta efektivitas strategi pelatih Michal Probierz dalam menjaga tren positif tim.
Timnas Polandia berhasil mencukur Albania pada semifinal playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Ini kemenangan yang sangat penting karena membuka kesempatan lolos ke Piala Dunia 2026. Selain itu, hasil positif atas Albania juga mempertahankan tren kemenangan saat bermain di depan pendukung sendiri. Mereka dapat bermain impresif dengan sudah meraih empat kemenangan kandang selama di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Rangkaian kemenangan ini tidak terlepas dari kontribusi Robert Lewandowski yang masih menjadi pemain andalan karena konsisten mengemas gol bagi tim. Lalu, seperti apa gambaran keempat kemenangan kandang Timnas Polandia tersebut? Berikut ulasan lengkapnya!
1. Timnas Polandia memetik kemenangan dengan skor tipis atas Lithuania
Timnas Polandia memulai Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Lithuania. Mereka mendapatkan poin penuh di hadapan pendukung sendiri usai Robert Lewandowski sukses membukukan gol pada menit ke-81. Gol itu tercipta berkat assist dari Jakub Kaminski.
Kemenangan itu memperpanjang dominasi tidak terkalahkan Timnas Polandia atas Lithuania pada empat pertemuan sebelumnya. Kekalahan terakhir diraih saat menjadi tim tamu pada 26 Maret 2011 lalu. Robert Lewandowski dkk saat itu menyerah dengan dua gol tanpa balas.
2. Karol Swiderski impresif karena mencatatkan brace ke gawang Malta
Timnas Polandia kembali meraih kemenangan pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini terjadi saat bertemu Malta pada pertandingan kedua Grup G. Pertandingan yang berlangsung di PGE Narodowy, Warsawa, itu berakhir dengan 2-0. Karol Swiderski saat itu mencetak brace.
Timnas Polandia menguasai permainan dengan mencatatkan 57 persen penguasaan bola. Ini makin luar biasa karena anak didik Michal Probierz saat itu melepaskan 28 kali percobaan ke gawang Malta. Selain itu, mereka juga mempunyai tingkat akurasi umpan mencapai 87 persen.
3. Berhasil menjalankan misi pembalasan dengan melumat Finlandia di Warsawa
Timnas Polandia melakukan misi balas dendam dengan menekuk Finlandia pada pertandingan kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka menang dengan skor 3-1. Sebelumnya, tim berlogo elang putih tersebut sempat menelan kekalahan pada pertemuan pertama di Helsinki.
Kendati demikian, mereka akhirnya dapat bangkit dan melanjutkan tren kemenangan hingga dapat lolos ke babak playoff. Timnas Polandia tidak terkalahkan usai meraih hasil positif pada pertemuan kedua tersebut. Performa bagus ini tidak terlepas dari penunjukan juru latih baru.
4. Menekuk Albania untuk membuka peluang ke Piala Dunia 2026
Timnas Polandia mempecundangi Albania pada semifinal playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun hanya menang dengan selisih satu gol, ini sudah cukup untuk membawa mereka ke final dan berhadapan dengan Swedia. Robert Lewandowski kembali turut menyarangkan gol.
Apabila berhasil mengatasi perlawanan Swedia, maka Timnas Polandia akan menjadi tim baru asal Eropa yang lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, itu tidak bakal mudah karena pertandingan ini akan dimainkan di Solna, Swedia. Tekanan dari pendukung tuan rumah menjadi ujian berat.
Timnas Polandia menunjukkan performa yang gemilang saat bermain kandang selama di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka dapat konsisten meraih kemenangan demi kemenangan hingga mengantarkan lolos ke final playoff untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026. Ini catatan positif, sebab mereka juga tidak memiliki rekam jejak yang begitu buruk saat tampil di kandang lawan. Menarik untuk mengikuti perjuangan mereka pada pertandingan berikutnya.
















