Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Jumlah Laga Piala Dunia 2026 Jauh Lebih Banyak?
ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/myprofittutor)
  • Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 tim dan digelar di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko, menjadikannya edisi terbesar dengan total 104 pertandingan.
  • Format baru terdiri dari 12 grup berisi empat tim yang menghasilkan lebih banyak laga fase grup dibandingkan format sebelumnya.
  • FIFA menambahkan babak 32 besar dan memperluas turnamen untuk meningkatkan representasi negara serta nilai kompetitif dan komersial ajang tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Piala Dunia 2026 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah. Untuk pertama kalinya, ia diikuti 48 tim dan digelar di 3 negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Salah satu perubahan paling mencolok akibat itu adalah jumlah pertandingan yang meningkat drastis. Jika Piala Dunia 2022 menghadirkan 64 laga, Piala Dunia 2026 menyuguhkan 104 pertandingan.

1. Jumlah peserta bertambah dari 32 menjadi 48 tim

Alasan paling mendasar di balik bertambahnya jumlah pertandingan adalah peningkatan jumlah peserta. FIFA memutuskan memperluas turnamen menjadi 48 tim agar lebih banyak negara dapat merasakan atmosfer kompetisi terbesar dalam sepak bola. Langkah ini juga dianggap sebagai upaya memperluas representasi berbagai konfederasi, terutama dari Asia, Afrika, dan kawasan Amerika Utara serta Karibia yang selama ini memiliki jumlah wakil lebih sedikit dibanding Eropa.

Penambahan 16 tim baru secara otomatis menciptakan lebih banyak pertandingan sejak fase awal turnamen. Tiap negara yang lolos harus memainkan setidaknya tiga laga pada babak grup. Ketika jumlah peserta bertambah hampir 50 persen dibanding format sebelumnya, total pertandingan yang dibutuhkan untuk menentukan juara juga meningkat secara signifikan.

2. Format grup menghasilkan lebih banyak pertandingan

Pada awal pembahasan perubahan format, FIFA sempat mempertimbangkan pembagian 48 tim ke dalam 16 grup yang masing masing berisi 3 negara. Namun, akhirnya diputuskan bahwa turnamen menggunakan 12 grup yang masing masing dihuni 4 tim. Keputusan ini diambil karena format empat tim dinilai lebih adil dan mampu mengurangi potensi pertandingan yang kehilangan daya saing akibat hasil tertentu.

Dengan adanya 12 grup berisi 4 tim, jumlah pertandingan pada fase grup meningkat tajam. Tiap grup menghasilkan enam pertandingan karena semua tim harus bertemu satu kali. Jika dikalikan dengan 12 grup, maka fase grup saja sudah menghasilkan 72 pertandingan. Sebagai perbandingan, fase grup pada Piala Dunia 2022 hanya menghasilkan 48 pertandingan.

3. Hadirnya babak 32 besar untuk pertama kali

Perubahan lain yang sangat berpengaruh adalah penambahan babak gugur baru. Pada format lama, fase gugur langsung dimulai dari babak 16 besar setelah penyisihan grup selesai. Sementara itu, Piala Dunia 2026 memperkenalkan babak 32 besar sebagai tahap tambahan sebelum memasuki babak 16 besar.

Keberadaan babak baru tersebut menambah delapan pertandingan ekstra dalam jalur menuju final. Sebanyak 32 tim akan lolos dari fase grup, terdiri dari 2 tim terbaik tiap grup dan beberapa tim peringkat ketiga terbaik. Artinya, lebih banyak negara dapat bertahan lebih lama di turnamen, sementara jumlah laga yang harus dimainkan untuk menentukan juara juga makin banyak.

4. FIFA ingin meningkatkan nilai kompetitif dan komersial

Selain alasan teknis, peningkatan jumlah pertandingan berkaitan dengan tujuan yang lebih luas. FIFA menilai format yang lebih besar dapat membuka peluang bagi lebih banyak negara untuk tampil di panggung dunia. Kehadiran tim baru dari berbagai kawasan berpotensi menghadirkan cerita menarik, kejutan besar, dan pertandingan yang sebelumnya jarang terjadi dalam sejarah Piala Dunia.

Di sisi lain, bertambahnya pertandingan memberikan nilai ekonomi yang sangat besar. Lebih banyak laga berarti lebih banyak tiket yang dapat dijual, lebih banyak jam siaran untuk pemegang hak siar, serta lebih banyak eksposur bagi sponsor. Faktor komersial ini menjadi salah satu alasan mengapa FIFA berani melakukan ekspansi terhadap turnamen paling bergengsi dalam sepak bola internasional.

Piala Dunia 2026 menghadirkan 104 pertandingan karena beberapa alasan di atas. Perubahan tersebut membuat jumlah laga meningkat drastis dibandingkan Piala Dunia 2022 yang hanya memiliki 64 pertandingan. Meski memicu perdebatan soal jadwal yang lebih padat, format baru ini memungkinkan lebih banyak negara berpartisipasi dan menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai edisi terbesar dalam sejarah turnamen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article