Kabar pemecatan pelatih Manchester United, Ruben Amorim, dan pengunduran diri pelatih Chelsea, Enzo Maresca, cukup menggemparkan sepak bola dunia pada awal 2026. Keduanya meninggalkan posisinya sebagai pelatih pada awal paruh kedua 2025/2026. Padahal, secara prestasi, MU serta Chelsea tidak terlalu buruk di klasemen sementara English Premier League (EPL). MU berada di peringkat ke-6 dengan koleksi 31 poin, sedangkan Chelsea menduduki posisi ke-5 lewat perolehan poin yang sama. Kedua klub masih berada dalam peta persaingan perebutan posisi empat besar EPL per pekan ke-20 2025/2026.
Fenomena pemecatan pelatih pada pertengahan musim sudah lumrah terjadi dalam dunia sepak bola. Berbagai alasan mendasari keputusan petinggi klub mengganti pelatih saat musim belum berjalan. Lantas, kenapa klub-klub top Eropa memutuskan memecat pelatih pada pertengahan musim?
