Angel Gomes bergabung dengan Wolverhampton Wanderers ketika situasi tak baik-baik saja. Saat ia diperkenalkan pada 2 Februari 2026, Wolves masih terjebak di dasar klasemen English Premier League dengan hanya meraih delapan poin. Mereka bahkan belum beranjak dari peringkat terakhir sejak pekan 3.
Situasi itu menjadi tantangan yang tak mudah bagi Gomes. Namun, optimisme muncul dari Pelatih Rob Edwards yang menyambut baik kedatangan sang pemain. Edwards mengaku antusias karena memiliki hubungan yang telah terjalin lama dengan Gomes sejak bekerja sama di FA, sekaligus menilai sang gelandang sebagai pemain teknis dengan kecerdasan bermain tinggi. Ia yakin Gomes mampu memberikan kualitas nyata di lini tengah dan menjadi rekrutan yang sangat positif bagi Wolves.
Gelandang berpostur 1,68 meter itu diberi kesempatan debut bersama Wolves 5 hari setelah diperkenalkan sebagai penggawa baru. Oleh Edwards, ia diberi kesempatan bermain selama 80 menit dalam laga Premier League menghadapi Chelsea. Sayangnya, kontribusinya belum mampu menghentikan rentetan hasil buruk Wolves karena The Blues menutup laga dengan keunggulan 3-1 sebagai tim tamu.
Meski memulai petualangan keduanya di Premier League dalam situasi yang sulit, peluang Angel Gomes untuk bersinar tetap terbuka lebar. Kepercayaan dari pelatih, peran sentral yang berpotensi ia emban di lini tengah, serta kematangan permainan yang ia bangun selama berkarier di Prancis menjadi modal penting untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. Konsistensi performa dan keberanian mengambil peran akan menentukan apakah Gomes mampu mengangkat performa Wolves sekaligus menata ulang reputasinya sebagai gelandang kreatif yang layak diperhitungkan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.