Kiprah Gabriel Jesus di Arsenal sebelum Direkrut Barcelona, Berliku!

- Gabriel Jesus resmi menerima tawaran Barcelona pada musim panas 2026, mengakhiri empat musim di Arsenal sejak direkrut dari Manchester City pada 2022.
- Pada musim pertama, Jesus mencatat 11 gol dan 8 assist dari 33 laga meski cedera lutut; musim berikutnya ia membukukan 8 gol dan 10 assist.
- Cedera berulang, termasuk ACL pada Januari 2025, mengurangi perannya. Namun, ia turut membantu Arsenal menjuarai Premier League 2025/2026 dengan 6 gol dan 2 assist.
Gabriel Jesus resmi memulai babak baru dalam kariernya dengan menerima tawaran Barcelona pada musim panas 2026. Keputusan ini sekaligus mengakhiri petualangannya di Arsenal yang telah berlangsung sejak 2022. Dalam kurun waktu 4 musim tersebut, penyerang asal Brasil ini melewati perjalanan yang cukup berliku dengan sempat menjadi andalan, mengalami berbagai masalah cedera, hingga akhirnya kehilangan tempat utama di skuad The Gunners.
1. Meski diganggu cedera, Gabriel Jesus terlibat dalam 19 gol selama musim pertama
Gabriel Jesus memulai kiprahnya bersama Arsenal pada 2022/2023 setelah didatangkan dari Manchester City dengan biaya 52 juta euro (Rp1,06 triliun). Datang sebagai pemilik empat trofi English Premier League, ia membawa mentalitas juara sekaligus meningkatkan standar di ruang ganti The Gunners. Jesus langsung memberikan dampak besar dengan mencetak 5 gol dalam 8 pertandingan Premier League pertamanya.
Performa apik tersebut sempat terhenti setelah Jesus mengalami cedera lutut ketika membela Brasil di Piala Dunia 2022. Ia harus menjalani operasi dan menepi selama sekitar 3 bulan sebelum kembali memperkuat Arsenal pada paruh kedua musim. Meski melewatkan banyak pertandingan, Jesus tetap menutup musim dengan torehan 11 gol dan 8 assist dari 33 laga di berbagai ajang.
2. Gabriel Jesus mencetak 8 gol dan 10 assist pada 2023/2024
Gabriel Jesus menjalani musim kedua yang lebih sulit bersama Arsenal pada 2023/2024 akibat masalah cedera lutut yang berulang. Kondisi tersebut membuatnya beberapa kali absen dalam pertandingan penting dan bahkan harus menjalani operasi kecil. Di berbagai ajang, ia tampil dalam 36 pertandingan dengan menit bermain yang tidak sebanyak musim sebelumnya.
Masalah kebugaran turut memengaruhi ketajamannya di depan gawang sehingga Jesus hanya mencetak 8 gol di semua kompetisi. Namun, kontribusi assist-nya bertambah dengan total 10 assist. Seiring berjalannya musim, Mikel Arteta lebih sering menempatkan Kai Havertz sebagai penyerang utama Arsenal. Meski demikian, etos kerja dan kemampuan pressing Jesus tetap memberikan kontribusi hingga Arsenal kembali finis sebagai runner-up Premier League.
3. Gabriel Jesus mengakhiri musim lebih cepat karena cedera ACL pada 2024/2025
Gabriel Jesus kembali menjalani musim yang tidak mudah bersama Arsenal pada 2024/2025 akibat masalah kebugaran yang menghambat perkembangannya. Ia kesulitan mendapatkan menit bermain secara konsisten karena Mikel Arteta lebih sering mengandalkan penyerang lain dalam susunan pemainnya. Situasi tersebut membuat peran Jesus di skuad The Gunners semakin berkurang dibandingkan 2 musim sebelumnya.
Meski sempat menemukan kembali ketajamannya pada akhir 2024, Jesus kemudian mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada Januari 2025 yang membuatnya harus menepi hingga akhir musim. Ia lantas menutup musim ini dengan torehan 7 gol dan 2 assist dalam 27 laga. Penampilan terbaiknya terjadi ketika mencetak hattrick yang berbuah kemenangan 3-2 atas Crystal Palace di Carabao Cup.
4. Gabriel Jesus membawa Arsenal juara Premier League pada 2025/2026
Pada 2025/2026, Gabriel Jesus baru mampu turun ke lapangan pada pertengahan musim lantaran harus melewati pemulihan cedera. Namun setelah mendapat menit bermain yang cukup konsisten selama pertengahan musim, kepercayaan Mikel Arteta untuk memberinya kesempatan bermain kembali menurun menjelang akhir musim. Ia pun lebih sering menghuni bangku cadangan dan kesulitan kembali menjadi pilihan utama di lini depan Arsenal.
Meski demikian, Jesus tetap mampu memberikan kontribusi melalui beberapa penampilan penting setelah kembali dari cedera. Ia mencatatkan sejumlah momen krusial dan membantu Arsenal meraih hasil positif di berbagai kompetisi. Berkat 6 gol dan 2 assist dalam 27 laga darinya, The Gunners mengakhiri puasa gelar juara liga, melaju ke final Liga Champions Eropa, serta Carabao Cup.
Kepindahan ke Barcelona menjadi penanda berakhirnya perjalanan Gabriel Jesus bersama Arsenal setelah 4 musim. Cedera yang berulang memang sempat menghambat kiprahnya, tetapi ia tetap memberikan sejumlah kontribusi penting, termasuk ketika Arsenal mengakhiri puasa gelar juara Premier League pada 2025/2026. Kini, Jesus memiliki kesempatan untuk membuka lembaran baru di Spanyol sekaligus kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Barcelona.
























