Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Kunjungan Terakhir Real Madrid ke Markas Bayern Munich di UCL
ilustrasi pendukung Bayern Munich (unsplash.com/hdbernd)
  • Real Madrid akan menghadapi Bayern Munich di Allianz Arena pada leg kedua perempat final UCL 2025/2026 dengan misi membalikkan agregat 1-2.
  • Dalam tiga kunjungan terakhir ke markas Bayern, Real Madrid mencatat dua kemenangan 2-1 pada musim 2016/2017 dan 2017/2018, serta hasil imbang 2-2 di musim 2023/2024.
  • Catatan positif tersebut memberi optimisme bagi Real Madrid untuk comeback, meski Bayern Munich tetap unggul karena bermain di kandang dengan performa yang lebih stabil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Real Madrid menyambangi markas Bayern Munich pada leg kedua perempat final Liga Champions Eropa 2025/2026. Bentrokan ini berlangsung di Allianz Arena, Jerman, Kamis (16/4/2026) pukul 02:00 WIB. Real Madrid bertamu dengan misi comeback setelah ketertinggalan agregat 1-2. 

Dengan hanya berjarak satu gol, Real Madrid berpotensi bisa membalikkan keadaan. Meski bertindak sebagai tim tamu, Real Madrid punya catatan apik ketika bermain di kandang Bayern Munich. Ini membuat kans Real Madrid untuk lolos ke semifinal masih terbuka lebar. 

Jelang lawatan tengah pekan ini, begini tiga kunjungan terakhir Real Madrid ke markas Bayern Munich di Liga Champions per 13 April 2026.

1. Brace Cristiano Ronaldo membawa Real Madrid menang di kandang Bayern Munich pada 2016/2017

Real Madrid bentrok kontra Bayern Munich pada perempat final Liga Champions 2016/2017. Pada leg pertama, Bayern Munich berstatus sebagai tuan rumah. Bertamu ke Allianz Arena, Real Madrid cukup kesulitan. Beruntungnya, Real Madrid bisa menang 2-1.

Sejatinya, pertarungan berlangsung dengan ketat. Sebagai juara bertahan, Real Madrid mendapatkan perlawanan ketat. Bayern Munich bahkan unggul dahulu berkat gol Arturo Vidal pada menit 25. Bayern Munich juga punya kans menggandakan skor usai mendapatkan penalti. Namun, Vidal gagal mengkonversinya menjadi gol. Real Madrid tertinggal 0-1 saat jeda. 

Memasuki babak kedua, Real Madrid lebih agresif. Hanya 2 menit setelah bola bergulir lagi, Real Madrid menyamakan skor via Cristiano Ronaldo. Pada menit 61, Bayern Munich bermain dengan sepuluh orang setelah Javi Martinez terkena kartu merah. Keunggulan ini dimanfaatkan dengan baik. Ronaldo membuat gol keduanya untuk membawa Real Madrid berbalik unggul.

Bagi Ronaldo, gol tersebut menandai pencapaian spesial. Ia menjadi pemain pertama yang mencapai seratus gol di Liga Champions. Torehan tersebut juga mengantarkan Real Madrid memenangi pertarungan di markas Bayern Munich. Meski tim tuan rumah beberapa kali memberikan ancaman, Real Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga bubaran.

2. Semusim kemudian, Real Madrid kembali bertemu Bayern Munich di semifinal 2017/2018

Real Madrid kembali datang ke Allianz Arena pada 2017/2018. Pada musim sebelumnya, Real Madrid sukses merengkuh titel juara untuk yang kedua kalinya secara beruntun. Kali ini, kunjungan ke markas Bayern Munich terjadi pada leg pertama semifinal. Serupa dengan lawatan terakhir, Real Madrid mampu mencuri kemenangan 2-1 atas Bayern Munich.

Berstatus sebagai tim tamu, Real Madrid mendapatkan kesulitan di sepanjang permainan. Bayern Munich mencetak gol terlebih dahulu melalui Joshua Kimmich pada menit 28. Meski cukup tertekan, Real Madrid berhasil mengatasinya dengan menyamakan skor. Jelang jeda, Marcelo mencetak gol untuk membuat skor seimbang. Hasil 1-1 mewarnai akhir babak pertama.

Selepas turun minum, Real Madrid mengubah gaya permainan menjadi lebih ofensif. Hasilnya, Real Madrid berbalik unggul pada menit 57. Marco Asensio menjebol gawang Bayern Munich untuk membalikkan keadaan menjadi 2-1. Bayern Munich sempat mengancam beberapa kali. Namun hingga akhir laga, Real Madrid tampil solid dan berhasil menjaga kemenangan.

3. Pada 2023/2024, Real Madrid hanya imbang di markas Bayern Munich

Real Madrid dan Bayern Munich bertemu lagi di Liga Champions 2023/2024. Setelah 6 tahun tidak berjumpa, keduanya kembali bentrok di semifinal. Pada leg pertama, Real Madrid bertamu ke markas Bayern Munich di Allianz Arena. Namun, Real Madrid hanya bermain imbang 2-2.

Kedua tim menampilkan permainan intens sejak awal laga. Meski begitu, Real Madrid mampu mengatasi tekanan hingga bisa mencetak gol. Vinicius Junior membawa Real Madrid memimpin 1-0 pada menit 24. Keunggulan ini dipertahankan Real Madrid hingga babak pertama berakhir. 

Setelah jeda, Bayern Munich tancap gas. Hanya dengan waktu 4 menit, Bayern Munich berbalik unggul berkat gol Leroy Sane dan Harry Kane. Beruntungnya, Real Madrid terus berupaya mengancam. Teror tersebut akhirnya berbuah penalti pada pengujung laga. Vinicius yang maju sebagai algojo sukses melakukan tugasnya. Real Madrid memaksa laga berakhir imbang 2-2. 

Melihat riwayat kunjungan di atas, Real Madrid tak perlu khawatir pada lawatan kali ini. Dengan hanya tertinggal agregat 1-2, Real Madrid berpeluang besar bisa comeback. Meski begitu, Real Madrid tetap akan mendapatkan kesulitan sebab Bayern Munich lebih stabil secara performa. Terlebih lagi, mereka bermain di kandang. Menurutmu, mampukah Real Madrid menang dan lolos ke semifinal Liga Champions 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team