Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pertemuan Liverpool dengan Juara Bertahan UCL sebelum 2025/2026

5 Pertemuan Liverpool dengan Juara Bertahan UCL sebelum 2025/2026
Anfield Stadium (unsplash.com/Nathan Wong)
Intinya Sih
  • Liverpool kembali menghadapi juara bertahan Liga Champions, PSG, di perempat final musim 2025/2026 setelah kalah 0-2 pada leg pertama.
  • Dalam lima pertemuan sebelumnya dengan juara bertahan UCL, Liverpool mencatat hasil beragam: dua kemenangan penting atas Barcelona dan Real Madrid, serta tiga kekalahan dari Los Blancos.
  • Rekor tersebut menunjukkan tantangan berat yang selalu dihadapi Liverpool saat melawan juara bertahan, menjadi pengingat agar tampil lebih efektif dan konsisten di leg kedua kontra PSG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Liverpool mendapat lawan yang tak mudah untuk lolos ke semifinal Liga Champions Eropa 2025/2026. Di perempat final, mereka dipertemukan dengan sang juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG). Kedua tim telah melewati leg pertama dengan Les Parisiens keluar sebagai pemenang (2-0).

Ini bukan pertama kalinya bagi Liverpool bertemu dengan juara bertahan di Liga Champions. Sebelum 2025/2026, mereka telah menghadapi situasi serupa dalam 5 edisi berbeda. Bagaimana hasilnya?

1. Liverpool menyingkirkan Barcelona di Liga Champions 2006/2007

Pertemuan pertama Liverpool dengan juara bertahan Liga Champions terjadi pada 2006/2007. The Reds diharuskan melewati Barcelona pada babak 16 besar. Pada musim sebelumnya, Blaugrana mengangkat trofi usai mengalahkan Arsenal di final.

Melawan Barcelona yang dihuni Ricardinho, Liverpool sukses merebut satu tempat di perempat final berkat keunggulan gol tandang. The Reds menang 2-1 di markas Blaugrana pada leg pertama sebelum kalah 0-1 di Anfield pada leg kedua. Sayangnya, Liverpool gagal merengkuh gelar juara usai kalah dari AC Milan di final.

2. Liverpool kalah 2 kali dari Real Madrid di fase grup musim 2014/2015

Liverpool tampil buruk hingga tak mampu lolos dari fase grup Liga Champions 2014/2015. Dari 3 kekalahan, 2 di antaranya didapat ketika bertemu sang juara bertahan, Real Madrid. The Reds dibantai 0-3 pada pertemuan di Santiago Bernabeu sebelum kalah 0-1 di Anfield pada pertemuan kedua.

Los Blancos tampil ganas ketika merebut gelar juara pada musim sebelumnya. Di final, mereka membantai Atletico Madrid dengan skor 4-1. Di semifinal, mereka juga unggul agregat 5-0 atas Bayern Munich.

3. Liverpool kalah dari Real Madrid di final pada 2017/2018

Liverpool tampil apik hingga mampu melaju hingga final di Liga Champions 2017/2018. Namun, ambisi mereka untuk merengkuh gelar juara gagal terpenuhi. Tim besutan Juergen Klopp kalah 1-3 dari Real Madrid yang sukses mempertahankan gelar juara. Laga ini diwarnai dengan cedera yang membuat Mohamed Salah ditarik keluar pada menit 30.

Pada musim sebelumnya, Real Madrid terlalu perkasa bagi lawan-lawannya. Mereka bahkan membantai Juventus dengan skor 4-1 di final. Cristiano Ronaldo bersinar dengan mencetak brace.

4. Langkah Liverpool terhenti oleh Real Madrid pada babak 16 besar musim 2022/2023

Real Madrid kembali berstatus sebagai juara bertahan di Liga Champions pada 2022/2023. Mereka merebut gelar juara pada musim sebelumnya usai melakoni laga sengit menghadapi Liverpool di final. Gol tunggal Vinicius Junior menjadi penentu kemenangan dalam duel di Stade de France pada 28 Mei 2022. 

Di Liga Champions 2022/2023, Los Blancos kembali menghadirkan mimpi buruk bagi Liverpool. Los Blancos menyingkirkan The Reds dengan dua kemenangan pada babak 16 besar. Setelah menang 5-2 di Anfield, Real Madrid kembali menang dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua di Santiago Bernabeu.

5. Liverpool mengalahkan Real Madrid pada 2024/2025

Liverpool begitu sering bertemu dengan Real Madrid di Liga Champions ketika klub berjuluk Los Blancos itu berstatus sebagai juara bertahan. Setelah tiga pertemuan sebelumnya, kedua tim kembali bertemu pada 2024/2025. Kali ini, mereka bertemu di fase liga.

Laga yang berlangsung di Anfield pada 27 November 2024 itu dimenangkan oleh Liverpool. Skuad asuhan Arne Slot mendapat tiga poin berkat skor akhir 2-0. Gol Alexis Mac Allister pada menit 52 disusul oleh gol Cody Gakpo yang bermain sebagai pemain pengganti pada menit 77.

Menghadapi juara bertahan bukanlah hal baru bagi Liverpool, tetapi hasil yang mereka raih sejauh ini menunjukkan bahwa tantangan tersebut selalu datang dengan tingkat kesulitan tinggi. Hasil dari laga-laga di atas menjadi peringatan sekaligus motivasi bagi Liverpool saat menghadapi PSG. Jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal Liga Champions 2025/2026, mereka harus mampu membalikkan keadaan dengan performa yang jauh lebih efektif dan konsisten pada leg kedua.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More