Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Laga Qarabag FK Cetak 2 Gol atau Lebih di Liga Champions 2025/2026
ilustrasi Liga Champions Eropa (unsplash.com/Daniel Norin)
  • Qarabag FK tampil mengejutkan di Liga Champions 2025/2026 dengan menembus playoff knockout, meski berstatus tim underdog dari Azerbaijan.
  • Mereka mencatat total 16 gol dalam 10 laga, termasuk enam pertandingan dengan dua gol atau lebih melawan klub besar seperti Benfica dan Chelsea.
  • Dengan tiga kemenangan penting, Qarabag menutup musim di peringkat 22 fase liga dan menjadi inspirasi bagi klub kecil Eropa lainnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Qarabag FK adalah salah satu tim unggulan terbawah di Liga Champions Eropa 2025/2026. Wakil Azerbaijan itu baru tampil untuk kedua kalinya di babak utama Liga Champions. Saat debut pada 2017/2018, Qarabag gugur pada fase grup tanpa kemenangan. Tak heran mereka juga diprediksi hanya akan jadi bulan-bulanan di Liga Champions 2025/2026.

Ternyata, raihan Qarabag cukup jauh melebihi ekspektasi. Mereka berhasil mencapai playoff fase knockout sebelum disingkirkan Newcastle United. Gawang Qarabag memang jadi lumbung gol dengan kebobolan 30 kali dalam 10 laga. Namun, mereka boleh berbangga dengan torehan 16 gol, yang mencakup catatan 2 gol atau lebih dalam 6 laga berikut.

1. Qarabag meraih kemenangan pertama di Liga Champions via comeback gemilang atas Benfica

Qarabag sudah tampil mengejutkan di Liga Champions 2025/2026 sejak matchday pertama fase liga. Saat itu mereka bertandang ke markas raksasa Portugal, Benfica, dengan status underdog. Awalnya, Qarabag sempat tampak akan tergilas sesuai prediksi. Gawang mereka sudah kebobolan 2 kali hanya dalam 16 menit pertama laga.

Siapa sangka, Qarabag ternyata mampu membukukan comeback gemilang. Gol Leandro Andrade memperkecil ketinggalan mereka sebelum turun minum. Qarabag menyamakan skor pada menit 48 via aksi Camilo Duran dan menang 3-2 berkat gol Oleksiy Kashchuk pada menit 88. Qarabag pun meraih tiga poin pertama mereka di Liga Champions dengan gaya.

2. Qarabag masuk delapan besar klasemen fase liga usai mengalahkan FC Copenhagen 2-0

Kemenangan atas Benfica ternyata bukan kejutan sesaat dari Qarabag. Mereka meneruskan performa apik pada matchday kedua saat menjamu klub Denmark, FC Copenhagen. Kedua tim tampil cukup berimbang pada laga tersebut. Namun, Qarabag mampu mencetak dua gol yang menjadi pembeda.

Gol pertama adalah hasil sepakan kaki kiri Abdellah Zoubir pada menit 28. Sang kapten menyambut bola pantul hasil upaya Pedro Bicalho yang membentur tiang. Jelang laga usai, Emmanuel Addai mengunci kemenangan Qarabag lewat tembakan jarak jauh. Menang 2-0, Qarabag pun menempati delapan besar klasemen fase liga, tepatnya peringkat enam.

3. Qarabag bermain imbang 2-2 dengan Chelsea pada matchday 4 fase liga

Qarabag membuat kejutan lagi pada matchday 4 Liga Champions 2025/2026. Menjamu Chelsea yang berstatus juara dunia, Qarabag meraih satu poin berkat hasil imbang 2-2. Qarabag bahkan berpeluang menang karena sempat memimpin. Tertinggal lebih dulu karena aksi Estevao pada menit 16, mereka mencetak dua gol balasan sebelum turun minum.

Qarabag kebobolan lagi pada awal babak kedua hingga kedudukan kembali berimbang. Chelsea yang mendapat momentum pun terus mencari gol kemenangan selama sisa laga. Namun, Qarabag mampu bertahan hingga akhir. Qarabag pun mendapat 7 poin dalam 4 laga pertama fase liga dan bertengger di peringkat 15 klasemen.

4. Qarabag kalah 2-4 saat menjamu Ajax Amsterdam

Posisi Qarabag di klasemen fase liga sempat melorot karena kekalahan beruntun pada matchday 5 dan 6. Mereka dibekuk Napoli 0-2 lalu kalah saat menjamu Ajax Amsterdam. Kekalahan dari Ajax sendiri patut disayangkan. Qarabag mampu mencetak dua gol ke gawang Ajax dan sempat unggul 2-1 hingga 15 menit terakhir laga.

Camilo Duran mencetak gol pertama Qarabag pada laga tersebut. Setelah Ajax menyamakan skor, Qarabag unggul lagi lewat sepakan Matheus Silva. Sayangnya, tuan rumah lengah hingga kebobolan tiga gol pada menit 79, 82, dan 90. Kekalahan 2-4 menyeret Qarabag ke peringkat 22 klasemen, alias hampir keluar zona 24 besar yang bakal lolos ke fase knockout.

5. Qarabag menang 3-2 atas Eintracht Frankfurt berkat comeback dramatis

Qarabag akhirnya melewati fase liga berkat kemenangan ketiga. Menjamu Eintracht Frankfurt pada matchday 7, Qarabag menang 3-2 via comeback dramatis. Setelah unggul cepat lewat gol Camilo Duran pada menit 4, Qarabag sempat balik tertinggal. Gol Can Uzun pada menit 10 dan penalti Fares Chaibi pada menit 78 membuat posisi Qarabag terjepit.

Beruntung, Qarabag segera menyamakan skor berkat gol kedua Duran pada menit 80. Bahlul Mustafazada lalu muncul sebagai pahlawan dengan gol kemenangan pada menit 94. Hasil itu mengangkat posisi Qarabag ke peringkat 18 klasemen fase liga. Meski kalah 0-6 dari Liverpool pada matchday terakhir, Qarabag hanya turun ke peringkat 22 dan tetap lolos.

6. Qarabag mencetak dua gol ke gawang Newcastle United pada leg kedua playoff knockout

Langkah Qarabag di Liga Champions 2025/2026 terhenti pada playoff knockout. Bertemu Newcastle United, Qarabag gugur dengan skor agregat mencolok, 3-9. Mereka bahkan sempat terbantai 1-6 pada leg pertama di Azerbaijan. Namun, Qarabag berhasil menjaga harga diri pada laga kedua di Inggris dengan hanya kalah tipis 2-3.

Dua gol Qarabag pada laga tersebut dicetak Camilo Duran dan Elvin Cafarquliyev. Qarabag pun menutup kiprah di Liga Champions musim ini dengan 16 gol. Mereka mengungguli torehan tim-tim yang jauh lebih berpengalaman di Liga Champions, seperti Benfica, Olympique Marseille, hingga Ajax Amsterdam.

Qarabag FK tampil melebihi ekspektasi di Liga Champions 2025/2026. Torehan 3 kemenangan dan 16 gol dalam 10 laga terbilang apik bagi tim yang tak dijagokan untuk berbuat banyak. Kiprah mereka bisa memotivasi tim-tim lain dari negara kecil Eropa untuk berprestasi di Liga Champions.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team