Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Liverpool Dibantai ManCity, Van Dijk Sindir Standar Ganda Wasit
Bek Liverpool, Virgil van Dijk, saat berduel dengan Erling Haaland di laga melawan Manchester City (AFP / Paul Ellis)
  • Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City di Anfield setelah Ryan Gravenberch menerima kartu merah pada menit 62.

  • Virgil van Dijk menyoroti konsistensi keputusan wasit Chris Kavanagh dalam memberikan kartu kuning.

  • Manchester City mencetak tiga gol dan memperkokoh posisi di puncak klasemen, sedangkan Liverpool tertahan di posisi sembilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
musim 2026/27

Liverpool menelan kekalahan perdana di Premier League.

Minggu (11/10/2026)

Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City di Anfield.

menit 62

Ryan Gravenberch menerima kartu merah. Liverpool melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

menit 65

Erling Haaland membuka keunggulan Manchester City.

tiga menit berselang

Jeremy Doku menggandakan keunggulan Manchester City.

menit 78

Rayan Cherki memastikan kemenangan Manchester City.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City dalam laga Premier League musim 2026/27.
  • Who?
    Liverpool, Manchester City, Ryan Gravenberch, Virgil van Dijk, dan wasit Chris Kavanagh.
  • Where?
    Pertandingan berlangsung di Anfield.
  • When?
    Pada Minggu (11/10/2026).
  • Why?
    Liverpool gagal meredam agresivitas Manchester City setelah bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah Ryan Gravenberch.
  • How?
    Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki mencetak gol untuk Manchester City pada menit 65, tiga menit berselang, dan menit 78.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liverpool kalah dari Manchester City dengan skor 0-3. Ryan Gravenberch mendapat kartu merah, jadi Liverpool bermain dengan 10 pemain. Virgil van Dijk merasa keputusan wasit tidak sama untuk semua pemain. Manchester City mencetak tiga gol, sedangkan Liverpool berada di posisi sembilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liverpool tetap menunjukkan permainan solid dan intensitas tinggi sepanjang babak pertama, sesuai rencana yang telah disiapkan. Penilaian Virgil van Dijk juga menyajikan perhatian terhadap konsistensi keputusan wasit, termasuk perbedaan perlakuan terhadap pemain yang melakukan protes.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Liverpool menelan kekalahan perdana di Premier League musim 2026/27. The Reds dipermalukan oleh Manchester City dengan skor 0-3 di Anfield, pada Minggu (11/10/2026).

Hasil memalukan berawal dari kartu merah yang diterima Ryan Gravenberch pada menit 62. Liverpool yang bermain dengan 10 orang pun gagal meredam agresivitas The Citizens, hingga akhirnya kebobolan tiga gol.

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui insiden tersebut membuat rekan-rekannya kelimpungan. Namun, Van Dijk juga menyindir keputusan wasit Chris Kavanagh di atas lapangan.

1. Pertanyakan konsistensi keputusan wasit

Van Dijk enggan membela kartu kuning kedua yang diterima Gravenberch. Namun, kapten Timnas Belanda itu merasa ada standar ganda dalam pemberian kartu kuning dari Kavanagh.

Van Dijk mencontohkan Ronald Araujo yang langsung dikartu kuning hanya karena melayangkan protes. Bedanya, saat beberapa pemain lawan melakukan hal serupa, wasit justru menutup mata dan tidak memberikan peringatan.

"Sangat menarik melihat pemain lain meminta kartu tapi lolos, sementara Araujo langsung diperingatkan sejak awal. Fakta utamanya, kami berakhir dengan 10 pemain dan itu membuat laga menjadi sangat sulit," kata Van Dijk selepas laga di laman resmi klub.

2. Babak pertama berjalan sesuai rencana

Sebelum Gravenberch diusir, Van Dijk menilai rekan-rekannya tampil solid dan penuh intensitas, khususnya sepanjang babak pertama. Mereka bermain sesuai dengan rencana yang telah disiapkan.

Intensitas tinggi tersebut menjadi standar minimal yang coba dipertahankan Liverpool saat memasuki babak kedua. Sayangnya, rencana taktis tersebut berantakan setelah bermain dengan 10 orang.

"Saya pikir babak pertama berjalan baik karena kami menunjukkan intensitas tinggi. Kami mungkin bisa melakukan eksekusi lebih baik dalam beberapa kesempatan serangan balik," ujar Van Dijk.

3. Liverpool langsung kebobolan tiga kali

Sejak Gravenberch diusir, gawang Liverpool langsung kebobolan dua gol dalam kurun waktu enam menit. Erling Haaland membuka keunggulan The Citizens pada menit 65, yang digandakan Jeremy Doku tiga menit berselang.

Rayan Cherki memastikan kemenangan tim asuhan Enzo Maresca pada menit 78. Hasil ini memperkokoh posisi ManCity di puncak klasemen, sedangkan Liverpool tertahan di posisi sembilan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article