4 Mantan Pemain Lazio yang Berkiprah di Premier League 2025/2026

- Pedro Neto menjadi andalan Chelsea di sektor sayap setelah pindah dari Lazio dengan biaya transfer 60 juta euro.
- Daichi Kamada memberikan opsi tambahan di lini tengah Crystal Palace dan membawa klub tersebut menjuarai Piala FA 2025 dan Community Shield 2025/2026.
- Taty Castellanos direkrut West Ham United agar terhindar dari zona degradasi, telah mencetak 1 gol dalam 4 pertandingan bersama tim tersebut.
English Premier League (EPL) masih menjadi magnet utama bagi para pesepak bola dunia. Menariknya, Premier League 2025/2026 ini diwarnai kehadiran sejumlah alumnus Serie A Italia, termasuk mereka yang pernah berseragam SS Lazio. Para pemain ini membawa pengalaman berharga dari Italia untuk membantu klubnya bersaing di kasta tertinggi Liga Inggris. Hingga 9 Februari 2026, berikut empat mantan pemain Lazio yang berkiprah di Premier League 2025/2026.
1. Pedro Neto menjadi andalan Chelsea di sektor sayap
Pedro Neto bergabung dengan Lazio pada musim panas 2017. Awalnya, ia didatangkan dengan status pinjaman. Pemain berkebangsaan Portugal tersebut kemudian dipermanenkan dengan biaya transfer 11 juta euro atau Rp218 miliar.
Bersama Lazio, Neto kesulitan mendapatkan kesempatan bermain. Ia hanya mencatatkan lima penampilan di semua ajang. Pada musim panas 2019, ia dilepas ke Wolverhampton Wanderers dengan mahar 17,9 juta euro atau Rp355 miliar.
Neto mampu menunjukkan penampilan impresif bersama Wolves. Hal tersebut membuat Chelsea tertarik untuk mendatangkannya. Neto resmi berseragam The Blues pada musim panas 2024. Biaya kepindahanya mencapai 60 juta euro atau Rp1,1 triliun. Sejauh ini, pemain berusia 25 tahun itu menjadi andalan Chelsea di sektor sayap. Dirinya telah bermain dalam 87 pertandingan dengan mengemas 16 gol dan 13 assist.
2. Daichi Kamada memberikan opsi tambahan di lini tengah Crystal Palace
Kiprah Daichi Kamada bersama Lazio hanya berlangsung selama semusim. Pemain berkebangsaan Jepang ini diandalkan di lini tengah. Ia menorehkan 38 penampilan dengan kontribusi 2 gol dan 2 assist.
Setelah meninggalkan I Biancocelesti pada musim panas 2024, Kamada hijrah ke Inggris dengan bergabung Crystal Palace. The Eagles mendapatkan pemain berusia 29 tahun tersebut secara gratis. Kehadiran Kamada memberikan opsi tambahan di lini tengah.
Hingga saat ini, Kamada telah memperkuat Crystal Palace dalam 67 pertandingan. Ia turut berkontribusi dengan mencetak 2 gol dan 5 assist. Selain itu, Kamada juga membawa Crystal Palace menjuarai Piala FA 2025 dan Community Shield 2025/2026.
3. Taty Castellanos direkrut West Ham United agar terhindar dari zona degradasi
Taty Castellanos merupakan pemain berkebangsaan Argentina yang berposisi sebagai penyerang tengah. Ia memulai kariernya bersama Lazio pada musim panas 2023. Selama 2,5 musim berseragam I Biancocelesti, Castellanos membukukan 22 gol dan 16 assist dari 98 penampilan.
Pada jendela transfer Januari 2026, Castellanos menerima pinangan West Ham United. Biaya transfernya mencapai 29 juta euro atau Rp576 miliar. The Hammers merekrut Castellanos sebagai upaya untuk memperkuat komposisi tim agar terhindar dari zona degradasi.
Bersama West Ham United, Castellanos telah tampil dalam 6 pertandingan dengan mencetak 2 gol. Dirinya selalu dipercaya untuk bermain sebagai starter. Castellanos menorehkan gol perdananya dalam pertandingan babak ketiga Piala FA 2025/2026 yang sekaligus memastikan kemenangan West Ham United atas Queens Park Rangers (QPR) dengan skor 2-1.
4. Loum Tchaouna kerap dipasang di posisi sayap kanan Burnley
Loum Tchaouna bermain untuk Lazio pada 2024/2025. Selama berkostum I Biancocelesti, dirinya lebih sering diturunkan dari bangku cadangan. Pemain berkebangsaan Prancis tersebut menorehkan 37 penampilan dengan menyumbang 2 gol dan 1 assist.
Pada musim panas 2025, Tchaouna diperkenalkan sebagai pemain baru Burnley. Untuk menebus pemain berusia 22 tahun ini, The Clarets harus mengeluarkan 15,15 juta euro atau Rp301 miliar. Tchaouna dikontrak selama 5 musim yang berlaku hingga Juni 2030 mendatang.
Tchaouna kerap dipasang di posisi sayap kanan Burnley. Dirinya bermain dalam 21 laga di semua ajang dengan mencetak 2 gol. Sayangnya, Tchaouna belum mampu membawa Burnley keluar dari papan bawah Premier League 2025/2026.
Kepindahan mantan pemain Lazio ke Premier League mempertegas daya tarik EPL yang masih sulit ditandingi oleh liga-liga top Eropa lainnya. Berkarier di Premier League merupakan babak baru bagi karier para pemain di atas. Intensitas tinggi EPL akan menguji kualitas yang mereka miliki.


















