Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menanti Kemenangan Perdana Max Verstappen di F1 GP Singapura
Max Verstappen saat menjalani pekan balap GP China 2026. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • Max Verstappen memburu kemenangan perdana di GP Singapura 2026, sirkuit yang belum pernah ditaklukkannya meski sudah empat kali naik podium dan tiga kali finis kedua.

  • Upgrade besar RB22 sejak GP Azerbaijan meningkatkan performa Red Bull, dibuktikan podium ganda di Baku dan kemenangan Verstappen di GP Bahrain.

  • Verstappen menilai karakter RB22 belum tentu cocok untuk trek jalanan Marina Bay, sehingga ia tetap realistis menghadapi persaingan dan menargetkan setidaknya satu kemenangan lagi musim ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pekan balap Formula 1 GP Singapura 2026 menjadi momen paling dinantikan bagi Max Verstappen. Pembalap Red Bull itu akan menjalani pekan balap di Marina Bay Street Circuit pada 9--11 Oktober 2026 untuk kesepuluh kalinya dalam kiprahnya di kejuaraan.

Verstappen punya misi penting pada akhir pekan ini, yaitu memenangi balapan utama. Sebuah target yang dapat menuntaskan rasa penasarannya karena belum pernah naik podium tertinggi di GP Singapura. Namun, ada tantangan yang harus dihadapinya dalam upaya mewujudkan misi tersebut.

1. Max Verstappen belum pernah memenangi balapan di Marina Bay Street Circuit dalam kiprahnya di Formula 1

Marina Bay Street Circuit merupakan salah satu sirkuit dalam kalender Formula 1 2026 yang belum berhasil Max Verstappen taklukkan. Pembalap berkebangsaan Belanda itu memang telah empat kali naik podium di sana pada 2018, 2019, 2024, dan 2025. Akan tetapi, hasil terbaiknya adalah finis kedua pada 2018, 2024, dan 2025.

Verstappen tentu ingin merasakan kemenangan di GP Singapura. Kans Verstappen mendulang hasil gemilang pada akhir pekan ini tetap terbuka. Sebab, paket upgrade skala besar yang Red Bull terapkan pada mobil RB22 sejak GP Azerbaijan mulai menunjukkan dampak berarti.

Podium ganda di Baku Street Circuit menjadi salah satu bukti. Ketika itu, Verstappen dan Isack Hadjar mampu finis di posisi kedua serta ketiga. Puncaknya, tim yang berbasis di Milton Keynes, Inggris, tersebut mencetak kemenangan untuk pertama kalinya di Formula 1 2026 saat GP Bahrain melalui Verstappen.

2. Peningkatan performa RB22 bukanlah jaminan bagi Max Verstappen memenangi GP Singapura 2026

Max Verstappen menyambut positif kemajuan RB22 dalam dua balapan terakhir Formula 1 2026. Meski begitu, ia menyadari Marina Bay Street Circuit bukanlah sirkuit yang mudah ditaklukkan. Peningkatan performa mobil bukanlah jaminan baginya bisa merengkuh kemenangan dengan mudah.

Verstappen mewaspadai kekuatan tim lain selama pekan balap GP Singapura. Selain itu, ia menilai karakter mobil Red Bull kurang cocok dengan Marina Bay Street Circuit. Situasi ini menambah deretan tantangan yang harus dihadapi Verstappen dan Red Bull sepanjang akhir pekan di Negeri Singa.

"Kami selalu perlu melihat kekuatan mobil. Sirkuit jalanan di Singapura adalah trek yang selama ini tidak cocok dengan karakter mobil kami. Aku berharap tahun ini performanya sedikit lebih baik, tetapi tidak ada jaminan untuk hal tersebut," kata Max Verstappen dilansir Formula 1.

3. Max Verstappen menargetkan satu kemenangan lainnya setelah finis terdepan di GP Bahrain 2026

Max Verstappen berupaya menjaga ambisinya untuk membukukan kemenangan perdana di GP Singapura. Di sisi lain, pembalap berusia 29 tahun tetap bersikap realistis mengenai peluang dirinya dan Red Bull menambah kemenangan pada sisa Formula 1 2026. Ia berharap bisa menorehkan satu kemenangan lagi sebelum mengalihkan fokus pada persiapan menyongsong musim 2027.

"Aku hanya ingin melihat apakah kami bisa mempertahankan momentum ini dan kembali ke posisi yang memungkinkan meraih kemenangan. Aku tidak tahu apakah itu terjadi di sini (GP Singapura) atau pada balapan lain. Kami berhasil memenangi GP Bahrain. Akan tetapi, kami harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras karena situasi tidak akan selalu sama hingga akhir musim," jelas Max Verstappen dikutip Formula 1.

Red Bull sebetulnya punya catatan bagus di GP Singapura. Mereka telah mengantongi empat kemenangan lewat dua pembalap berbeda. Sebastian Vettel menorehkan tiga kemenangan beruntun pada 2011--2013. Sementara itu, Sergio Perez sukses finis terdepan pada 2022.

Verstappen kini punya kesempatan untuk menjadi pembalap Red Bull ketiga yang naik podium tertinggi di GP Singapura. Kemenangan GP Bahrain di Sirkuit Sepang pada 4 Oktober 2026 setidaknya bisa menjadi modal berharga dalam menghadapi balapan akhir pekan ini. Mampukah Verstappen finis terdepan untuk pertama kalinya di Marina Bay Street Circuit musim ini? Menarik untuk ditunggu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article