Tentunya, sebagai fans, mereka berharap klub bisa mengatasi masalah tersebut dan dapat hasil terbaik. Pisang jadi semacam simbol perlawanan yang mild dan sarat humor ketimbang serius. Seolah mereka tahu kalau penggemar tak bisa berbuat banyak dalam isu ini. Pisang sendiri sudah sering menghiasi industri seni dan media.
Pada 2019 misalnya, seniman Italia bernama Maurizio Cattelan pernah membuat eksibisi bertajuk Comedian yang sebenarnya sangat sederhana, tetapi justru jadi sensasi dan laku dalam pelelangan. Eksibisi seninya hanya berupa pisang yang ditempel ke dinding menggunakan solatip abu-abu. Sangat ganjil, aneh, tetapi juga bikin pengunjung pameran tertawa. Kritikus dan pengunjung punya banyak teori soal instalasi seni Cattelan, seperti kritik terhadap konsumerisme sampai parodi atau satire atas pasar seni yang kadang memang tak masuk akal itu.
Seperti Cattelan, suporter Manchester City mungkin juga hanya ingin berbagi tawa. Kontras memang dengan apa yang menghadang klub kesayangan mereka, tetapi mereka memilih untuk tak ambil pusing dan tetap ceria. Lagipula, sepanjang sejarahnya, Manchester City sudah pernah menghadapi segala masalah, termasuk relegasi.