Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Miripnya Tradisi Singapura dengan Timnas Indonesia
Skuad Singapura pasca laga lawan Timnas Indonesia. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Usai kalah 0-2 dari Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, pemain Singapura menghampiri suporter tandang di Stadion Utama GBK untuk meminta maaf.

  • Suporter Singapura merespons dengan memberi semangat melalui nyanyian lagu kebangsaan “Majulah Singapura” kepada para pemain.

  • Saat lagu “Tanah Air” berkumandang di GBK, suporter Singapura menghentikan nyanyian sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tim Singapura kalah 0-2 dari Tim Indonesia di GBK. Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny membuat gol. Setelah main, pemain Singapura datang ke fans mereka dan bilang maaf. Fans lalu menyemangati mereka dengan menyanyi “Majulah Singapura”. Mereka berhenti saat lagu Indonesia diputar. Sekarang Singapura mulai turnamen dengan kalah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ternyata, Singapura memiliki tradisi yang tak jauh beda dengan Timnas Indonesia selepas pertandingan. Hal itu tampak pasca laga FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat (25/9/2026).

Pantauan IDN Times, para pemain Timnas Singapura ini langsung menghampiri fans tandang yang hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Mereka memohon maaf atas kekalahan dari Timnas Indonesia.

Menyambut permohonan maaf tersebut, para suporter Singapura pun langsung memberi semangat. Mereka menyanyikan lagu kebangsaaan 'Majulah Singapura' kepada para pemain.

Salutnya, para suporter ini langsung berhenti bernyanyi tatkala lagu Tanah Air berkumandang di GBK. Mereka tetap menghargai tradisi dari Indonesia yang memang acap melakukan itu.

Singapura harus mengakhiri laga lawan Timnas Indonesia dengan kekalahan 0-2. Dua gol dari Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny membuat Ilhan Fandi dan kawan-kawan mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kekalahan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article