Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bola basket
ilustrasi bola basket (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • Devin Booker mencetak lebih banyak poin daripada Steve Nash di NBA

  • Booker lampaui rekor tripoin Nash bersama Suns pada 2023

  • Booker kokoh sebagai mesin pencetak poin utama Suns

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Devin Booker terus menguatkan namanya sebagai salah satu pemain Phoenix Suns terhebat. Per 20 Januari 2026, ia mencatat rata-rata 24,5 poin, 5,3 assist, dan 4 rebound selama 11 tahun mengenakan seragam ungu dan jingga. Berusia 29 tahun, Booker sendiri sudah berada di peringkat ketiga dalam hal jumlah musim terbanyak bersama Suns.

Kedudukan Booker di tim ini disebut-sebut sudah hampir setara dengan legenda mereka, Steve Nash. Booker memang belum pernah mengoleksi trofi MVP NBA seperti Nash. Kendati demikian, Booker berhasil melewati Nash tidak hanya dalam rekor-rekor besar Suns, tetapi juga dalam rekor bersejarah NBA.

1. Devin Booker sudah mencetak lebih banyak poin selama berkarier di NBA

Devin Booker sering dikenal sebagai pemain yang konsisten, khususnya dalam sisi menyerang. Sejak 2018/2019 sampai saat ini, ia selalu memiliki rata-rata setidaknya 25 poin. Hal tersebut memudahkan Booker untuk mengukir rekor-rekor NBA dengan cepat.

Pada 5 Januari 2026, Booker resmi masuk ke dalam jajaran 100 pemain NBA dengan total poin terbanyak. Dua minggu kemudian, ia mengambil alih posisi Steve Nash di urutan ke-96. Berhadapan dengan New York Knicks, Booker berhasil mengumpulkan 27 poin. Per 20 Januari 2026, Booker telah membukukan total 17.413 poin, 26 poin lebih banyak dibanding Nash (17.387). Uniknya, Booker berhasil memecah rekor ini dalam 506 laga lebih sedikit dari Nash.

2. Devin Booker lampaui rekor tripoin Nash bersama Suns pada 2023

Salah satu rekor bergengsi Steve Nash bersama Phoenix Suns sudah direbut Devin Booker di NBA 2022/2023. Pada 24 Februari 2023, Booker berhasil menduduki posisi teratas dalam jumlah tripoin masuk terbanyak dalam sejarah Suns. Rekor itu ia raih ketika berhadapan dengan Oklahoma City Thunder di laga pertama setelah rangkaian NBA All-Star Weekend 2023.

Booker melalui perjalanan penuh tantangan sebelum menjadi raja tripoin Suns. Saat melawan Los Angeles Clippers di laga sebelumnya, ia hanya bisa memasukkan 1 dari 6 percobaan di luar garis busur besar. Sebelum mengukir rekor tersebut di laga melawan Thunder, sebanyak lima percobaan tripoin Booker pun meleset.

Nash awalnya memegang rekor ini dengan total 1.051 tripoin masuk. Per 20 Januari 2026, Booker telah mengoleksi total 1.486 tripoin masuk. Booker sendiri menduduki peringkat 60 untuk rekor serupa di antara seluruh pemain NBA.

3. Devin Booker kokoh sebagai mesin pencetak poin utama Suns

Devin Booker sudah lama melewati Steve Nash dalam hal total poin terbanyak dalam sejarah Suns. Nash berada di peringkat delapan dengan 10.712 poin. Booker telah menduduki peringkat pertama sejak 2024/2025 lalu.

Momen bersejarah itu terjadi pada 3 Februari 2025. Berhadapan dengan Portland Trail Blazers. Booker mencetak 34 poin. Ia berhasil melampaui total poin Walter Davis (15.666) bersama Suns melalui tripoin pada kuarter tiga. Sebelum dipecahkan Booker, rekor tersebut dipegang Davis selama 39 tahun.

Selain itu, Devin Booker juga memimpin Suns dalam jumlah laga dengan setidaknya 20 poin, 30 poin, 40 poin, 50 poin, 60 poin, dan 70 poin. Booker telah membuktikan bahwa ia merupakan mesin pencetak skor terhebat dalam sejarah Suns.

4. Suns tampil melebihi ekspektasi bersama Booker pada 2025/2026

Melewati rekor Steve Nash bukanlah satu-satunya hal impresif yang telah Devin Booker lakukan di NBA 2025/2026. Ia juga berhasil memimpin Suns untuk bermain solid sepanjang musim. Performa mereka pun terbilang melampaui ekspektasi.

Setelah tampil mengecewakan dalam beberapa musim terakhir serta kehilangan Kevin Durant pada jeda musim panas 2025, Suns diprediksi hanya akan memenangi sekitar 30 pertandingan. Namun, per 20 Januari 2026, mereka telah mengumpulkan 25 kemenangan. Mereka pun telah mengalahkan tim-tim papan atas di Wilayah Barat seperti Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs.

Phoenix Suns telah memiliki identitas baru di NBA 2025/2026. Rekor yang telah Devin Booker ukir pun berpotensi meningkatkan kepercayaan dirinya. Apakah Booker dan Suns dapat melompat lebih tinggi pada musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team