Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
MU Dalam Tren Buruk, Carrick Bawa-bawa Arteta dan Simeone
Bek Manchester United, Harry Maguire, bereaksi usai gagal menang atas Everton (AFP / Peter Powell)
  • Michael Carrick meminta klub dan pendukung Manchester United bersabar membangun tim, di tengah awal musim 2026/27 yang menghasilkan dua kemenangan dari sembilan laga.

  • Carrick mencontohkan Mikel Arteta, Diego Simeone, dan Sir Alex Ferguson sebagai pelatih yang membangun kesuksesan lewat waktu, fondasi kuat, serta perkembangan nyata.

  • MU masih perlu memperbaiki pertahanan dan konsistensi setelah kalah 0-2 dari Atletico Madrid, sementara Carrick dituntut membuktikan timnya berada di jalur tepat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Pelatih Manchester United, Michael Carrick, meminta klub dan pendukung MU bersabar dalam proses membangun tim. Dia pun membawa-bawa nama Mikel Arteta dan Diego Simeone.

Carrick mencontohkan kasus Mikel Arteta di Arsenal dan Diego Simeone di Atletico Madrid sebagai manajer yang membutuhkan waktu untuk menciptakan kesuksesan. Semua juga bermula dari sebuah periode buruk.

Awal musim 2026/27 berjalan buruk bagi MU. Mereka hanya meraih dua kemenangan dari sembilan laga di semua ajang. Terbaru, mereka kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions 2026/27.

1. Carrick jadikan Arteta contoh kesuksesan

Carrick menilai keberhasilan sebuah tim tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Ia menyoroti perjalanan Arteta yang membutuhkan waktu untuk membangun Arsenal sebelum akhirnya membawa klub tersebut meraih gelar Premier League.

“Rasanya menyakitkan bagi saya untuk mengatakannya, tetapi tim yang menjuarai liga di negara kita musim lalu memiliki pelatih yang sudah berada di sana dalam waktu lama,” kata Carrick, dilansir Mirror.

Arteta mulai menangani Arsenal pada 2019. Selama masa kepemimpinannya, pelatih asal Spanyol itu menghadapi berbagai tantangan sebelum membawa The Gunners kembali menjuarai Liga Primer Inggris setelah penantian panjang.

2. Simeone dan Ferguson juga disinggung

Selain Arteta, Carrick menyinggung Sir Alex Ferguson dan Diego Simeone sebagai contoh pelatih yang membangun fondasi kesuksesan melalui kesempatan mengembangkan tim dalam jangka panjang.

Meski menekankan pentingnya kesabaran, Carrick tetap dituntut menunjukkan perkembangan nyata bersama Manchester United. Keberhasilan Arteta dan Simeone tak cuma soal kepercayaan, tetapi adanya progres nyata.

3. MU masih punya banyak pekerjaan rumah

MU masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam memperbaiki pertahanan dan menjaga konsistensi permainan. Posisi tim yang belum stabil serta hasil pertandingan yang belum memuaskan menjadi tantangan bagi Carrick.

Carrick sebelumnya membawa MU kembali ke Liga Champions. Pencapaian itu menjadi modal penting, tetapi ia tetap membutuhkan hasil positif untuk membuktikan bahwa timnya berada di jalur yang tepat. Tak cuma membawa-bawa nama Arteta dan Simeone saja.

Curated For You

Editorial Team

Related Article