Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
MU Dilibas Hull City, Michael Carrick Ngamuk di Dalam Hati
Gelandang Manchester United asal Kamerun, Bryan Mbeumo (kiri), melakukan tendangan salto saat laga Premier League melawan Hull City di MKM Stadium, Inggris, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Paul ELLIS / AFP)
  • Manchester United kalah 0-2 dari tim promosi Hull City pada laga pembuka Premier League 2026/27, lewat gol Semi Ajayi dan Noble Mendy di babak pertama.
  • Hasil tersebut membuat MU berada di peringkat 18 klasemen sementara, sementara Hull City melonjak ke posisi kedua.
  • Michael Carrick mengakui tim sangat terpukul, tetapi meminta pemain menerima kekalahan, melakukan evaluasi internal, dan bangkit pada pertandingan berikutnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Manchester United harus merenungi nasib usai menelan kekalahan memalukan pada laga pembuka Premier League 2026/27. Bertandang ke MKM Stadium, Setan Merah dipaksa menyerah 0-2 di tangan tim promosi, Hull City, Sabtu (22/8/2026) malam WIB.

Dua gol kemenangan tuan rumah yang dicetak Semi Ajayi (17') dan Noble Mendy (38') di babak pertama cukup untuk menenggelamkan tim tamu. Hasil ini menempatkan MU di peringkat 18 klasemen sementara, sedangkan Hull melonjak ke posisi kedua.

1. Jawaban dingin Carrick di bawah tekanan

Manajer Manchester United, Michael Carrick, memilih tak banyak berdalih usai timnya gagal mengamankan poin. Ia mengimbau anak asuhnya segera mengalihkan fokus dan bangkit pada laga berikutnya.

Sikap tenang yang ditunjukkan sang pelatih di hadapan media menjadi upayanya meredam potensi krisis dini. Carrick enggan membiarkan kekalahan ini merusak mental bertanding pasukannya di awal musim.

"Ini hanya satu pertandingan, kami kecewa karena gagal meraih kemenangan. Tidak lebih, tidak kurang dari itu. Kami harus menerima kenyataan ini dan bangkit dengan lebih kuat," kata Carrick. dikutip laman resmi klub.

2. Pengakuan terjujur sang manajer

Kendati gestur luarnya terlihat sangat tenang, Carrick tak menampik ruang ganti MU sejatinya sedang membara. Ketenangan di depan pers hanyalah cara profesional menyembunyikan kekecewaan mendalam atas hasil buruk tersebut.

Ia menegaskan, setiap anggota tim merasakan kepedihan yang sama akibat kekalahan tak terduga ini. Namun, Carrick enggan meluapkan emosi tersebut lewat aksi meledak-ledak di depan media.

"Saya berbicara kepada Anda dengan cukup tenang. Namun, jauh di lubuk hati, saya sama sekali tidak merasa tenang ataupun menikmati hari ini, Anda tahu?" ujar Carrick.

3. Amarah terselubung di ruang ganti MU

Kekalahan dari tim papan bawah seperti Hull City jelas menjadi tamparan keras bagi jajaran manajemen MU. Carrick memastikan emosi negatif dari laga pembuka ini akan dijadikan bahan evaluasi internal yang sangat serius.

MU dipastikan bakal berbenah total demi mengembalikan performa terbaik pada pertandingan pekan depan. Rasa sakit akibat kekalahan ini diakui menjadi pelecut utama untuk memperbaiki efektivitas permainan tim.

"Percayalah, sama sekali bukan itu situasinya. Di dalam hati, kami merasa sangat terpukul, tetapi bukan berarti kami harus berteriak-teriak atau membuat kekacauan. Sikap tenang itu jelas bukan berarti tidak ada emosi yang terlibat," beber Carrick, usai kekalaham Manchester United dari tuan rumah Hull City.

Curated For You

Editorial Team

Related Article