Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Newcastle United Jeblok Lagi di Premier League, Gara-gara Apa?

Newcastle United Jeblok Lagi di Premier League, Gara-gara Apa?
Pemain Manchester City Bernardo Silva (kiri) berebut bola dengan pemain Newcastle United Miguel Almiron pada pertandingan Liga Premier di Stadion St James Park, Newcastle, Inggris, Jumat (14/5/2021) waktu setempat. Hat-trick Ferrran Torres bawa The Citizens menang 4-3 atas tuan rumah Newscastle United. ANTARA FOTO/Scott Heppell/Pool via REUTERS

Jakarta, IDN Times - Newcastle United sempat menjadi tim yang sulit dikalahkan di Premier League 2021/22. Pada medio Desember 2021 hingga 11 Maret 2022, tim asuhan Eddie Howe itu sama sekali tak tersentuh kekalahan.

Namun, semua berubah ketika Newcastle bersua Chelsea pada 13 Maret 2022. Mereka tumbang dengan skor 1-0. Setelah itu, kekalahan jadi sesuatu yang akrab lagi bagi Newcastle. Kenapa itu bisa terjadi?

1. Newcastle kalah beruntun

Chelsea melawan Newcastle United (90min.com)
Chelsea melawan Newcastle United (90min.com)

Selepas kekalahan dari Chelsea, Newcastle bersua Everton dan Tottenham Hotspur. Menghadapi 10 pemain Everton, mereka bahkan tidak berkutik dan akhirnya tumbang dengan skor tipis 1-0.

Bertemu Tottenham, Newcastle lebih sial lagi. Bertempat di Tottenham Hotspur Stadium, The Magpies kalah telak dengan skor 5-1. Tiga kekalahan ini sontak membuat posisi Newcastle yang sempat naik, melorot lagi. Mereka kini turun ke peringkat 15.

2. Apa sebab kekalahan Newcastle ini?

Arsenal menghadapi Newcastle United (skysports.com)
Arsenal menghadapi Newcastle United (skysports.com)

Kekalahan beruntun yang didapat Newcastle ini tak lepas dari perubahan permainan yang mereka lakukan. Ketika tidak terkalahkan pada Desember 2021 sampai 11 Maret 2022, Newcastle terbilang main reaktif. Mereka lebih senang bertahan.

Namun, di tiga laga terakhir, Newcastle justru mencoba untuk main aktif. Hal tersebut kentara terlihat saat mereka bersua Everton. Mereka coba tampil dominan, tetapi hal tersebut justru jadi bumerang bagi mereka.

Newcastle agaknya belum siap mengantisipasi ruang-ruang kosong yang ada di lini pertahanan, jika mereka memutuskan bermain terbuka. Selain itu, mereka juga harus mampu menangkis tekanan yang diberikan lawan. Hal itu yang gagal mereka lakukan di laga lawan Tottenham.

Newcastle kerepotan menghadapi tekanan ketat dari Tottenham, ditambah kelimpungan juga menghadapi serangan balik dari para pemain Tottenham. Alhasil, mereka kalah dengan skor telak di laga ini.

3. Newcastle harus lebih adaptif

Goal.com
Goal.com

Sejatinya, agar bisa kembali merangkak naik ke papan tengah, Newcastle United hanya perlu bermain adaptif. Mereka mampu bermain bertahan dengan baik, juga sebenarnya punya potensi untuk mendominasi pertandingan.

Akan tetapi, Newcastle United harus tahu, kapan mereka main bertahan dan main dominan. Semua harus disesuaikan dengan lawan yang mereka hadapi. Salah menerapkan pendekatan, mereka bisa kalah telak lagi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Pemain yang Paling Sering Tampil Starter Bareng 1 Klub di UCL

09 Apr 2026, 19:02 WIBSport