Memasuki era baru pasca-Lionel Messi, Pelatih Lionel Scaloni telah menunjuk bek Cristian Romero sebagai kapten utama Argentina dengan Emiliano Martinez bertindak sebagai wakil kapten. Meski struktur kepemimpinan tim sudah terbentuk, Scaloni memilih tidak terburu-buru memberikan nomor 10 kepada pemain mana pun. Tim pelatih memilih bersabar sampai ada pemain yang tidak hanya jago secara skill, tetapi juga siap memikul beratnya sejarah nomor tersebut.
Di antara jajaran pemain muda, nama Nico Paz yang saat ini membela Como 1907 mencuat sebagai kandidat paling favorit. Gelandang berusia 22 tahun ini dikenal memiliki kemampuan olah bola mumpuni untuk membuka ruang di antara garis pertahanan lawan serta ditopang kekuatan kaki kiri yang dominan. Gaya mainnya sebagai kreator serangan murni dinilai sangat cocok untuk melanjutkan tradisi playmaker klasik Timnas Argentina.
Kandidat prospektif lainnya adalah Franco Mastantuono, talenta muda berusia 19 tahun yang menunjukkan lonjakan karier di level klub. Mastantuono mengandalkan kontrol bola yang rapat serta kemampuan penetrasi menusuk pertahanan lawan menggunakan keunggulan kaki kirinya. Kehadiran pemuda ini memberikan AFA opsi jangka panjang yang segar untuk menjaga kesinambungan kreativitas di lini serang La Albiceleste.
Selain para pemain muda, Scaloni juga punya opsi dari pilar senior yang menjadi bagian skuad juara Piala Dunia 2022. Nama-nama berpengalaman seperti Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister yang sudah terbiasa mengenakan nomor 10 di Liverpool, serta Thiago Almada masuk dalam radar potensial. Pengalaman bertanding di kompetisi level tertinggi membuat jajaran pemain senior ini menjadi pilihan yang relatif stabil untuk meneruskan warisan Messi.
Nomor 10 di Timnas Argentina akan terus menjadi simbol kebesaran yang memadukan sejarah panjang dan harapan lahirnya bintang baru. Siapa pun yang nantinya mengenakan jersei tersebut memikul tanggung jawab besar untuk menjaga nama harum tradisi sepak bola Negeri Tango di panggung dunia.