Turki mengakhiri penantian selama 24 tahun untuk kembali berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Sejak meraih peringkat ketiga pada edisi 2002 lalu, Turki kesulitan untuk lolos. Turki memastikan kelolosan setelah menang 1-0 atas Kosovo di final play-off kualifikasi zona Eropa pada 1 April 2026.
Vincenzo Montella menjadi otak di balik keberhasilan Turki melenggang ke Piala Dunia 2026. Sejak melatih pada 2023 lalu, Montella memberikan nyawa baru dalam permainan tim. Meski mengalami performa naik turun, sang juru taktik mampu memanfaatkan talenta muda yang tengah bersinar. Ini membuat Turki punya peluang berbicara banyak di Piala Dunia 2026.
Arsitek berusia 51 tahun tersebut juga telah terbukti di kompetisi mayor. Sebelumnya, Turki mencapai perempat final Euro 2024. Meski harus memastikan hingga babak akhir kualifikasi Piala Dunia 2026, Turki besutan Montella tampil dengan menjanjikan. Dari 8 laga, Turki menang 6 kali, imbang 2 kali, dan kalah 1 kali. Ini menunjukkan kesiapan Turki untuk berkompetisi nanti. Turki tergabung di Grup D bersama dengan Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia.
Tiga pelatih di atas akan mewakili Italia di Piala Dunia 2026. Meski sangat disayangkan Timnas Italia tidak lolos, mereka menjadi representasi yang akan berkompetisi pada musim panas nanti. Menarik ditunggu sejauh mana kiprah juru taktik tersebut di Piala Dunia 2026 nanti.