5 Kemenangan Pertama Brasil Bersama Carlo Ancelotti

- Carlo Ancelotti resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Brasil pada Mei 2025, menggantikan Dorival Junior setelah empat tahun menangani Real Madrid.
- Dalam sepuluh laga awalnya, Brasil mencatat lima kemenangan penting melawan Paraguay, Chile, Korea Selatan, Senegal, dan Kroasia di bawah arahan Ancelotti.
- Hasil tersebut menunjukkan performa Brasil yang masih inkonsisten menjelang Piala Dunia 2026, meski beberapa kemenangan besar menandakan potensi kuat skuad muda Selecao.
Tim Nasional Brasil memulai babak baru ketika federasi menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih pada Mei 2025. Sosok asal Italia itu dipilih untuk menggantikan Dorival Junior. Sebelumnya, Ancelotti menghabiskan waktu selama 4 tahun menangani Real Madrid.
Per 1 April 2026, juru taktik berusia 66 tahun itu telah mengawal Selecao dalam sepuluh laga. Hasil yang diraih Raphinha dan kolega cukup beragam dengan rincian 5 menang, 2 imbang, dan 3 kali kalah. Berikut lima negara pertama yang dikalahkan Brasil bersama Ancelotti.
1. Kemenangan pertama Brasil era Carlo Ancelotti tercipta atas Paraguay
Brasil hanya bermain imbang tanpa gol dengan Ekuador pada laga pertama bersama Carlo Ancelotti. Kemenangan pertama baru datang pada pertandingan berikutnya, ketika Selecao unggul tipis 1-0 atas Paraguay, Rabu (11/6/2025). Duel ini merupakan laga ke-16 bagi Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Satu-satunya gol Brasil pada laga di Neo Quimica Arena itu tercipta lewat kaki Vinicius Junior. Berawal dari pergerakan Raphinha di sisi kanan, Matheus Cunha kemudian menyambar bola liar dan melepaskan umpan ke arah gawang. Vinicius berlari kencang dari belakang dan berhasil melepaskan sontekan ke gawang.
2. Brasil menang telak 3-0 atas Chile pada laga ketiga bersama Carlo Ancelotti
Carlo Ancelotti berhasil membawa Brasil meraih kemenangan telak pada laga ketiga. Hasil positif ini diraih saat menjamu Chile pada Jumat (5/9/2025). Dengan lini serang yang dihuni Joao Pedro. Gabriel Martinelli, dan Chile, Selecao menutup laga dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.
Brasil melewati babak pertama dengan keunggulan 1-0 lewat gol Estevao pada menit 38. Kemudian, Lucas Paqueta yang baru berada di lapangan selama 1 menit berhasil menggandakan keunggulan Brasil pada menit 72. Penampilan apik Brasil ditutup dengan gol Bruno Guimaraes 4 menit berikutnya.
3. Brasil menang 5-0 saat datang ke markas Korea Selatan
Brasil memanfaatkan jeda internasional Oktober 2025 dengan datang ke Asia. Mereka meraih hasil positif pada laga pertama dengan meraih kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan yang tampil di markas sendiri. Namun, Selecao menderita kekalahan 2-3 dari Jepang pada laga berikutnya.
Dalam kemenangan atas Korea Selatan, muncul tiga nama yang menjadi pencetak gol bagi Brasil. Estevao memborong dua gol yang tercipta pada menit 13 dan 47. Rodrygo juga turut menyumbang dua gol pada menit 41 dan 49. Sedangan, satu gol lainnya dicetak Vinicius Junior pada menit 77.
4. Senegal kalah 0-2 dari Brasil di Emirates Stadium
Brasil melakoni duel dengan Senegal pada laga pertama jeda internasional November 2025. Laga ini berlangsung di Emirates Stadium pada Sabtu (15/11/2026). Carlo Ancelotti berhasil membawa anak asuhnya menutup laga dengan keunggulan 2-0.
Estevao kembali menambah koleksi golnya untuk Selecao pada laga ini. Dengan sepakan kaki kiri, ia menjebol gawang pada menit 28. Lalu, Casemiro mencetak gol kedua memanfaatkan assist Rodrygo pada menit 35.
5. Brasil menang 3-1 atas Kroasia Kroasia pada 1 April 2026
Brasil melakukan persiapan terakhir sebelum Piala Dunia 2026 dengan menjalani dua laga pada jeda internasional Maret hingga April 2026. Laga pertama berakhir dengan kekalahan tipis 1-2 dari Prancis pada 26 Maret. Pada laga berikutnya menghadapi Kroasia, Selecao menang meyakinkan 3-1.
Danilo, gelandang Botafogo, mencetak gol pertama ke gawang Kroasia pada penghujung babak pertama. Kroasia sempat menghadirkan kejutan dengan sebuah gol penyama kedudukan pada menit 84. Namun, Selecao kembali unggul lewat gol debut Igor Thiago pada menit 88. Gabriel Martinelli kemudian mencetak gol penutup pada menit 90+2.
Lima kemenangan awal tersebut menunjukkan bahwa Brasil di bawah Carlo Ancelotti masih berada dalam proses menemukan konsistensi permainan. Meski sempat meraih hasil meyakinkan dengan skor telak di beberapa laga, Selecao juga belum sepenuhnya stabil menghadapi lawan dengan kualitas setara. Dengan waktu yang semakin dekat menuju Piala Dunia 2026, Ancelotti dituntut mampu memaksimalkan potensi skuadnya agar Brasil kembali tampil sebagai salah satu kandidat kuat juara.


















