Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pelatih yang Paling Mengandalkan Kasper Schmeichel di Level Klub
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Edoardo Busti)

Kasper Schmeichel mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola pada usia 39 tahun. Faktor cedera pada bahunya membuat sosok asal Denmark ini memutuskan pensiun. Ia memungkasi perjalanan panjangnya di lapangan hijau yang sudah dilakoni selama 19 tahun.

Sepanjang kariernya, Schmeichel memperkuat sejumlah klub. Sederet pelatih mengandalkan ketangguhannya di bawah mistar gawang. Terdapat lima pelatih yang paling mengandalkannya di level klub. Berikut ulasannya.

1. Brendan Rodgers paling sering memainkan Kasper Schmeichel dengan total 218 laga

Brendan Rodgers dan Kasper Schmeichel bekerja sama di dua klub berbeda. Pertama, keduanya membela Leicester City pada 2018–2022. Di klub Inggris ini, Schmeichel diandalkan dalam 155 laga di seluruh ajang. Ia tampil apik melalui catatan 44 clean sheet dengan kebobolan 193 gol. Kerja sama keduanya menghasilkan Piala FA dan Community Shield. 

Sementara di Celtic, Rodgers mengandalkan Schmeichel pada 2024–2025. Selama 1,5 tahun, Schmeichel memainkan 63 laga di lintas ajang dengan hanya kemasukan 59 gol dan mampu membuat 30 clean sheet. Di klub Skotlandia tersebut, keduanya mampu berprestasi dengan mempersembahkan Scottish Premiership dan Scottish League Cup pada musim 2024/2025.

2. Bersama Nigel Pearson, Kasper Schmeichel dipercaya tampil 163 kali

Kasper Schmeichel dilatih Nigel Pearson ketika masa awalnya di Leicester City. Kerja samanya terbilang lama mulai 2011–2015. Schmeichel sejatinya direktur Sven-Goran Eriksson pada musim panas 2011. Namun, sang pelatih dipecat dan Pearson menggantikannya. Keberhasilan keduanya adalah membawa Leicester City menjuarai EFL Championship pada 2013/2014.

Selama ditangani Pearson, Schmeichel menjadi andalan dalam 163 laga. Ia membuat 52 clean sheet dengan kebobolan 190 gol. Bisa dibilang, Schmeichel berperan penting terhadap promosinya Leicester City ke English Premier League 2014/2015. Sebab, Schmeichel berlabuh ke King Power Stadium ketika bermain di Championship atau kasta kedua Liga Inggris.

3. Claudio Ranieri mengandalkan Kasper Schmeichel dalam 65 pertandingan

Setelah promosi ke Premier League 2014/2015, Leicester City memecat pelatih pada musim panas 2015. Claudio Ranieri ditunjuk menggantikan Nigel Pearson. Pergantian ini menghadirkan musim bersejarah dengan Leicester City menjuarai Premier League 2015/2016.

Kasper Schmeichel menjadi sosok penting di balik kesuksesan juara tersebut. Di Premier League 2015/2016, ia mampu tampil 38 kali dengan hanya kebobolan 36 gol dan catatan 15 clean sheet. Ketangguhan tersebut membuat Leicester City bisa juara bersama Ranieri. 

Sayangnya, Ranieri tidak mampu mempertahankan konsistensi sebagai juara bertahan pada musim selanjutnya. Leicester City mendepaknya pada awal 2017. Ranieri dan Schmeichel bekerja sama selama 1,5 tahun. Secara keseluruhan, Schmeichel diandalkan dalam 65 pertandingan di berbagai kompetisi dengan membuat 23 clean sheet dan 75 kali kemasukan.

4. Di bawah asuhan Claude Puel, Kasper Schmeichel turun 53 kali di berbagai ajang

Kasper Schmeichel dan Claude Puel bekerja sama di Leicester City pada 2017–2019. Selama masa singkat 1,5 tahun, sang kiper dipercaya bermain sebanyak 53 kali di lintas kompetisi. Dari jumlah penampilan ini, ia membuat 14 clean sheet dan kebobolan 74 gol.

Bisa dibilang, Puel menyelamatkan Leicester City setelah performa buruk awal musim 2017/2018. Sayangnya, konsistensinya hilang pada musim setelahnya. Meski Schmeichel masih diandalkan, Leicester City memutuskan untuk memecatnya pada Februari 2019.

5. Kasper Schmeichel memainkan 40 laga bersama Simon Grayson

Kerja sama Kasper Schmeichel dengan Simon Grayson terjadi di Leeds United pada 2010/2011. Kala itu, Leeds United masih berkompetisi di kasta kedua Liga Inggris. Meski demikian, Schmeichel mampu diandalkan walau saat itu merupakan musim debutnya. 

Bisa dibilang, Grayson yang membuat Schmeichel tampil lebih baik. Sosok yang kini menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia ini mengandalkannya dalam 40 laga. Schmeichel juga bermain mengesankan dengan membuat 10 clean sheet dan 55 kali kebobolan. Berkat performa ini, Schmeichel dilirik Leicester City dan berpindah pada musim panas 2011. 

Sederet pelatih di atas memercayai Kasper Schmeichel menjadi palang pintu terakhir pertahanan tim. Sosoknya sebagai kiper berkualitas membuatnya punya karier panjang. Sayangnya, cedera membuat sang pemain harus meninggalkan lapangan hijau.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article