Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pelatih Timnas Indonesia Waspadai Eks Anak Asuh di Bangladesh
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mewaspadai Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, terutama gelandang Shamit Shome yang pernah dilatihnya di Kanada U-23 dan tim senior.

  • Herdman menilai Shome berpengalaman di level internasional dan klub, termasuk pernah menjadi bagian Montreal Impact pada periode sukses mereka di MLS.

  • Indonesia diminta tidak meremehkan Bangladesh yang juga memiliki Hamza Choudhury; kedua tim dijadwalkan bertemu di SUGBK pada 1 Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mewaspadai kekuatan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Salah satu pemain yang menjadi perhatian Herdman adalah Shamit Shome.

Shome ternyata adalah gelandang yang pernah menjadi anak asuhnya di Timnas Kanada. Dia resmi memperkuat Timnas Bangladesh sejak pertengahan 2025.

1. Pernah berada di bawah asuhan Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, Senin (14/9/2026). (IDN Times/Tino).

Shome yang kini berusia 29 tahun itu sebelumnya menjadi salah satu pemain yang pernah ditangani Herdman, baik di Timnas Kanada U-23 maupun tim senior.

Herdman mengaku sangat mengenal karakter permainan Shome. Menurutnya, pengalaman sang gelandang di level internasional dapat memberikan dampak bagi kekuatan lini tengah Bangladesh.

"Saya sangat mengenalnya, sangat mengenalnya. Saya pernah melatihnya di beberapa pemusatan latihan," ujar Herdman setelah memimpin sesi latihan Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

2. Pernah jadi bagian dari kejayaan Montreal Impact

Konferensi pers pelatih timnas Indonesia, John Herdman dan pemain timnas, Rizky Ridho, jelang laga melawan Vietnam di Piala AFF 2026 (IDN Times/Margith Damanik)

Herdman juga menyoroti rekam jejak Shome di level klub. Sang pemain pernah menjadi bagian dari Montreal Impact saat klub tersebut menjalani periode sukses di kompetisi Major League Soccer (MLS).

"Dia adalah bagian dari tim Montreal Impact yang sangat sukses di MLS pada masa Didier Drogba, jadi dia pemain top. Dia juga pernah bermain bersama putra saya di Cavalry di Liga Premier Kanada," kata Herdman.

3. Herdman ingatkan akan ketangguhan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman di Stadion Madya, Jumat (22/5/2026). (IDN Times/Tino).

Ancaman bagi Timnas Indonesia tidak hanya datang dari Shome. Bangladesh juga memiliki gelandang bertahan Hamza Choudhury yang berkarier di Inggris. Choudhury diproyeksikan menjadi salah satu motor permainan Bangladesh di lini tengah di bawah asuhan pelatih Thomas Dooley.

Kualitas sejumlah pemain tersebut membuat Herdman meminta skuad Garuda meningkatkan kewaspadaan. Ia memastikan Indonesia tidak akan menganggap remeh Bangladesh.

"Ya, tim Bangladesh adalah tim yang bagus dengan adanya Choudhury dan pemain lainnya, mereka akan menyulitkan. Saya rasa setiap tim akan menjadi lawan yang tangguh," ujar Herdman.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 1 Oktober 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article