Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Pelatih yang Juara Ligue 1 dalam 3 Musim Beruntun
Parc des Princes (pexels.com/TBD Traveller)
  • Empat pelatih berhasil menjuarai Ligue 1 tiga musim beruntun, yaitu Albert Batteux, Paul Le Guen, Laurent Blanc, dan Luis Enrique.
  • Albert Batteux membawa AS Saint-Etienne juara 1967–1970, sementara Le Guen dan Blanc mencatatkan dominasi bersama Lyon serta PSG di era berbeda.
  • Luis Enrique menjadi pelatih keempat yang mencapai prestasi serupa setelah membawa PSG juara berturut-turut sejak musim 2023/2024 hingga 2025/2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Luis Enrique mencatatkan prestasi mentereng sejak ditunjuk sebagai pelatih Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2023. Selain membawa tim meraih treble winners pada 2024/2025, ia juga memiliki pencapaian spesial lainnya. Enrique sukses membawa Les Parisiens menjuarai Ligue 1 Prancis dalam 3 musim beruntun. Per akhir 2025/2026, ia menjadi pelatih keempat yang mampu menjuarai Ligue 1 dalam 3 musim beruntun.

1. Albert Batteux meraih juara bersama AS Saint-Etienne pada 1967–1970

Albert Batteux masih menyandang status sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah Ligue 1 dengan total delapan gelar juara. Dalam perjalanannya sebagai juru taktik di kasta teratas Prancis, ia pernah membawa sebuah tim meraih gelar juara dalam 3 musim beruntun. Prestasi tersebut ia catatkan bersama AS Saint-Etienne pada 1967–1970. Klub tersebut sekaligus klub kedua yang juara bersama Batteux setelah Stade Reims.

Batteux membawa AS Saint-Etienne meraih gelar juara pada musim pertamanya (1967/1968) dengan mengungguli Nice di peringkat kedua. Lalu pada musim berikutnya, pasukan Batteux finis sebagai pemuncak klasemen dengan keunggulan tipis dari Girondins Bordeaux. Gelar juara terakhir AS Saint-Etienne bersama Batteux didapat usai mengungguli Marseille pada 1969/1970.

2. Laurent Blanc juara 3 musim bersama Paris Saint-Germain

Laurent Blanc membawa Paris Saint-Germain tampil dominan di Ligue 1 pada 2013–2016. Datang untuk menggantikan Carlo Ancelotti, ia sukses mengawal anak asuhnya meraih trofi juara dalam 3 musim beruntun. Sebelum PSG, Blanc juga pernah merebut trofi bersama Girondins Bordeaux pada 2008/2009.

Pada 2013/2014, Blanc membawa anak asuhnya mempertahankan gelar juara dengan mengungguli atas AS Monaco yang finis di peringkat kedua sebagai tim promosi. Lalu pada musim berikutnya, Les Parisiens mengangkat trofi usai finis di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin atas Olympique Lyon sebagai runner-up. Petualangan Blanc bersama PSG ditutup dengan mengangkat trofi Ligue 1 2015/2016 dengan kembali finis di atas Lyon yang berada di peringkat kedua.

3. Paul Le Guen membawa Olympique Lyon mengangkat trofi pada 2002–2005

Paul Le Guen merupakan pelatih dengan prestasi mentereng bersama Olympique Lyon. pada musim pertamanya (2002/2003), ia membawa timnya memenuhi ambisi mempertahankan gelar juara Ligue 1. Les Gones mengumpulkan 68 poin dan hanya unggul 1 poin dari AS Monaco di peringkat kedua.

Dominasi Lyon di Ligue 1 bersama Le Guen berlanjut dalam 2 musim berikutnya. Pada 2003/2004, Lyon merengkuh gelar juara dengan unggul tiga poin dari Paris Saint-Germain di peringkat kedua. Lalu pada musim berikutnya, Lyon mengangkat trofi dengan koleksi 79 poin.

4. Luis Enrique membawa PSG juara sejak 2023/2024 hingga 2025/2026

Luis Enrique mengawali kariernya sebagai pelatih di Ligue 1 saat mulai bertugas sebagai juru taktik Paris Saint-Germain pada musim panas 2023. Pada musim pertama, ia membawa PSG terbang tinggi di liga hingga merengkuh gelar juara. Les Parisiens mengumpulkan 76 poin, unggul 9 poin dari AS Monaco di peringkat kedua.

Kualitas Enrique semakin terbukti pada musim kedua. Ia sukses mempersembahkan trofi Ligue 1, Liga Champions Eropa, dan Coupe de France. Lalu pada musim ketiga (2025/2026), PSG mengunci gelar juara Ligue 1 dengan mengalahkan klub peringkat kedua, RC Lens, pada 14 Mei 2026 sebelum bertarung dengan Arsenal untuk memperebutkan gelar juara Liga Champions.

Pencapaian Luis Enrique tersebut menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Paris Saint-Germain. Dalam waktu singkat, ia mampu membangun dominasi Les Parisiens di kompetisi domestik sekaligus membawa klub lebih kompetitif di level Eropa. Jika mampu mempertahankan konsistensi ini, Enrique berpeluang menambah catatan prestasinya dan semakin mengukuhkan namanya dalam sejarah Ligue 1 bersama PSG.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team