5 Kekalahan PSG sebelum Juara Ligue 1 2025/2026

- Paris Saint-Germain memastikan gelar juara Ligue 1 2025/2026 setelah menang 2-0 atas RC Lens pada 14 Mei 2026, menandai dominasi mereka di sepak bola Prancis.
- Meski tampil perkasa sepanjang musim, tim asuhan Luis Enrique sempat mengalami lima kekalahan penting, termasuk dari Marseille, AS Monaco, Stade Rennais, dan Olympique Lyon.
- Gelar ini menjadi trofi Ligue 1 ke-14 bagi PSG dan membuka peluang besar bagi Les Parisiens untuk mengejar prestasi treble winner di musim yang sama.
Paris Saint-Germain (PSG) masih terlalu perkasa bagi lawan-lawannya di Ligue 1 Prancis. Pada 2025/2026 ini, Les Parisiens kembali merengkuh gelar juara. Kepastian itu didapat usai menang 2-0 atas RC Lens pada 14 Mei 2026.
Dalam perjalanan mengunci gelar juara, tim besutan Luis Enrique sempat menemui beberapa kesulitan. Mereka harus merasakan lima kekalahan. Beberapa hasil negatif sempat membuat mereka turun dari puncak klasemen.
1. PSG takluk 0-1 di markas Marseille
Paris Saint-Germain selalu meraih kemenangan dalam empat laga pertama. Namun, tren positif itu akhirnya terhenti pada pekan kelima. Les Parisiens tak mampu mendapat satu poin pun di markas Olympique Marseille usai kalah tipis 0-1. Kekalahan ini membuat PSG turun dari puncak klasemen ke peringkat kedua.
Satu-satunya gol dalam duel di Orange Velodrome tersebut merupakan gol bunuh diri kapten PSG, Marquinhos. Saat melakoni duel udara dengan Nayef Aguerd, Marquinhos justru menanduk bola ke arah gawang timnya. Lucas Chevalier gagal mengamankan gawangya karena telah memilih maju untuk ikut melakukan duel udara. Pada penghujung laga, wasit memberi kartu merah untuk Roberto De Zerbi selaku pelatih tuan rumah.
2. PSG kalah 0-1 di markas AS Monaco
Paris Saint-Germain mendapat perlawanan sengit saat bertandang ke markas AS Monaco pada pekan 14. Setelah tak ada gol yang tercipta selama babak pertama, tuan rumah membuka keunggulan pada menit 68. Berawal dari umpan Aleksandr Golovin di sisi kiri, Takumi Minamino melakukan kontrol dengan baik sebelum melepaskan sepakan kaki kiri mendatar dari dalam kotak penalti yang tak mampu diantisipasi Lucas Chevalier.
Setelah tertinggal, Luis Enrique melakukan dua pergantian pemain, memasukkan Ibrahim Mbaye dan Goncalo Ramos. Les Parisiens juga memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan ketika AS Monaco kehilangan bek sekaligus kaptennya, Thilo Kehrer, yang terkena kartu merah pada menit 80. Namun, keunggulan jumlah pemain tak mampu dimaksimalkan oleh tim tamu.
3. PSG harus mengakui keunggulan Stade Rennais pada pekan 22
Paris Saint-Germain hanya tertinggal satu gol selama babak pertama saat bertandang ke markas Stade Rennais pada pekan 22. Matvey Safonov tak mampu menyelamatkan gawangnya dari sepakan kaki kiri Mousa Tamari pada menit 34. Lalu pada menit 69, gawang Les Parisiens kembali kebobolan oleh gol Esteban Lepaul yang sekaligus mencetak golnya yang kesebelas sepanjang musim ini.
Usaha Les Parisiens untuk memperkecil ketertinggalan baru membuahkan hasil pada menit 71. Ousmane Dembele mencatatkan namanya di papan skor dengan tandukan kepala. Sayangnya, PSG gagal menambah gol, sementara Rennes mencetak satu gol lainnya lewat Breel Embolo pada menit 81.
4. PSG pertama kali kalah di kandang pada pekan 25
Paris Saint-Germain untuk pertama kalinya menelan kekalahan di markas sendiri pada pekan 25. Mereka dipermalukan oleh AS Monaco dengan skor 1-3. Hasil negatif ini bermula dari gol Maghnes Akliouche pada menit 27 yang membuat tim tamu unggul 1-0 pada babak pertama.
Sepuluh menit usai babak kedua dimulai, AS Monaco menggandakan keunggulan berkat sepakan kaki kiri Aleksandr Golovin. Bradley Barcola sempat memperkecil ketertinggalan tuan rumah dengan sepakan kaki kanan pada menit 71 yang sekaligus menjadi golnya yang kesepuluh sepanjang musim ini. Sayangnya, gawang PSG kembali kebobolan oleh gol Folarin Balogun pada menit 73.
5. PSG dipermalukan Olympique Lyon pada pekan 30
Kekalahan kelima Paris Saint-Germain kembali terjadi saat melakoni laga kandang. Pada pekan 30, mereka takluk 1-2 dari Olympique Lyon. Tuan rumah tak mampu memulai laga dengan baik hingga tertinggal oleh gol cepat Endrick melalui sepakan kaki kiri pada menit 6.
Lyon berhasil unggul lebih jauh pada menit 18. Afonso Moreira menjebol gawang Les Parisiens berkat assist Endrick dalam skema counter attack. Lalu, satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia pada injury time babak kedua, memanfaatkan assist Fabian Ruiz.
Paris Saint-Germain kembali menunjukkan dominasinya di Ligue 1. Ini menjadi ke-14 kalinya bagi Les Parisiens menjadi kampiun di kasta teratas Prancis. Keberhasilan ini juga membuka peluang PSG untuk kembali meraih treble winner.

















