Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Kemenangan Telak PSG sebelum Juara Ligue 1 2025/2026

10 Kemenangan Telak PSG sebelum Juara Ligue 1 2025/2026
ilustrasi trofi (pixabay.com/lcarissimi)
Intinya Sih
  • Paris Saint-Germain resmi mengunci gelar juara Ligue 1 2025/2026 setelah menang 2-0 atas RC Lens, unggul sembilan poin dengan satu laga tersisa.
  • Sepanjang musim, PSG mencatat sepuluh kemenangan telak dengan selisih minimal tiga gol, menunjukkan dominasi di laga kandang maupun tandang.
  • Skuad Luis Enrique menutup musim dengan total 14 trofi Ligue 1, tetap menjadi klub tersukses di kasta tertinggi sepak bola Prancis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengunci gelar juara Ligue 1 2025/2026 sebelum kompetisi selesai. Les parisiens resmi menyandang status sebagai kampiun usai menang 2-0 atas RC Lens pada 14 Mei 2026. Dengan satu laga tersisa hingga pekan ke-33, anak asuh Luis Enrique telah mengoleksi 76 poin dan berjarak 9 poin dari RC Lens di peringkat kedua.

Sepanjang musim ini, Les Parisiens beberapa kali menunjukkan performa ganas, baik dalam laga kandang dan tandang. Sebelum mengunci gelar juara, terdapat sepuluh laga ketika mereka meraih kemenangan telak dengan minimal selisih tiga gol.

1. Paris Saint-Germain menang 6-3 di markas Toulouse

Hujan gol terjadi saat Paris Saint-Germain mendatangi markas Toulouse pada pekan ketiga. Hingga menit 31, tim tamu telah unggul 4-0 lewat aksi Joao Neves (7’ dan 14’), Bradley Barcola (9’), dan Ousmane Dembele (31’). Setelah sempat kebobolan oleh gol Charlie Cresswell pada menit 37, PSG unggul lebih jauh menjadi 6-1 berkat dua gol tambahan dari Dembele (51’) dan Neves yang melengkapi hattrick-nya pada menit 78. Usaha Toulouse untuk mengejar ketertinggalan hanya berbuah dua gol oleh Yann Gbobo (89’) dan Alexis Vossah (90+1’).

2. Selain berhasil clean sheet, Paris Saint-Germain mencetak tiga gol di markas Stade Brestois

Usai selalu meraih hasil imbang pada pekan ketujuh dan kedelapan, Paris Saint-Germain mengamuk pada pekan kesembilan. Mereka melibas Stade Brestois dengan tiga gol tanpa balas sebagai tim tamu. Achraf Hakimi bersinar pada babak pertama dengan mencetak dua gol. Sementara itu, satu gol lainnya dicetak Desire Doue pada menit 90+6.

3. Paris Saint-Germain membantai La Havre di Parc des Princes

Paris Saint-Germain tampil maksimal di markas sendiri saat berduel dengan La Havre pada pekan ke-13. Selama babak pertama, Les Parisiens unggul 1-0 berkat sepakan kaki kiri Lee Kang In pada menit 29. Joao Neves turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit 65. Kemenangan ini dilengkapi dengan gol terakhir PSG yang dicetak Bradley Barcola pada menit 87.

4. PSG memberondong Stade Rennais dengan lima gol

Paris Saint-Germain tampil begitu digdaya saat menjamu Stade Rennais pada pekan ke-15. Mereka menutup duel pada babak pertama dengan keunggulan 2-0 lewat Khvicha Kvaratskhelia (28’) dan Senny Mayulu (39’). Untuk kedua kalinya, Kvaratskhelia menjebol gawang lawan dengan sepakan kaki kanan pada menit 67. Setelah Ibrahim Mbaye menambah keunggulan Les Parisiens pada menit 88, Goncalo Ramos menutup pesta gol PSG pada menit 90+1. 

5. Paris Saint-Germain unggul 3-0 atas Lille

Paris Saint-Germain berhasil membuat LOSC Lille tak mampu berbuat banyak pada pekan ke-18. Bertanding di Parc des Princes, Les Parisiens menutup duel dengan kemenangan tiga gol tanpa balas. Ousmane Dembele tampil apik dengan mencetak dua gol. Setelah membuka keunggulan PSG pada menit 13, Dembele menggandakan keunggulan pada menit 64. Bradley Barcola yang masuk pada menit 63 lantas mencetak gol penutup tuan rumah dengan sepakan kaki kiri pada menit 90+3.

6. Paris Saint-Germain melakukan balas dendam dengan melibas Marseille lima gol tanpa balas

Setelah kalah 0-1 pada pertemuan pertama dengan Olympique Marseille, Paris Saint-Germain mengamuk pada pertemuan kedua yang berlangsung pada pekan ke-21. Skuad besutan Luis Enrique mengakhiri laga dengan kemenangan telak 5-0. Dua gol pada babak pertama dicetak oleh Ousmane Dembele. Keunggulan PSG bertambah berkat gol bunuh diri Facundo Medina pada menit 64. Kemudian, dua gol terakhir Les Parisiens dicetak Khvicha Kvaratskhelia pada menit 66 dan Lee Kang In pada menit 74. 

7. Berawal dari gol cepat, Paris Saint-Germain menang 3-0 atas FC Metz

Paris Saint-Germain mampu mencetak gol cepat saat menjamu FC Metz pada pekan ke-23. Desire Doue mencatatkan namanya di papan skor dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Warren Zaire-Emery. Beberapa saat sebelum babak pertama berakhir, Bradley Barcola menggandakan keunggulan PSG dengan sundulan yang berawal dari umpan Goncalo Ramos. Perjuangan Les Parisiens ditutup dengan gol Goncalo Ramos pada menit 77.

8. Paris Saint-Germain meraih poin penuh dengan menang 3-0 atas Nantes

Khvicha Kvaratskhelia tampil gemilang saat Paris Saint-Germain bertemu FC Nantes pada pekan ke-26. Ia mencetak dua gol yang tercipta dari titik penalti pada menit 13 dan sepakan kaki kanan dari assist Ousmane Dembele pada menit 50. Sebelum gol kedua Kvaratskhelia tercipta, Desire Doue sempat menjebol gawang Nantes pada menit 37. Sementara itu, Matvey Safonov yang menjaga gawang Les Parisiens sepanjang laga tak kebobolan satu gol pun.

9. Paris Saint-Germain memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan melibas Nice 4-0

Parisiens membuka duel dengan OGC Nice pada pekan pekan ke-27 dengan keunggulan 1-0 pada babak pertama berkat gol penalti Nuno Mendes. Empat menit usai babak kedua dimulai, Desire Doue menggandakan keunggulan PSG dengan sepakan kaki kanan. Les Parisiens unggul jumlah pemain sejak menit 61 karena Youssouf Ndayishimiye mendapat kartu merah dari wasit. Dengan situasi tersebut, PSG menambah dua gol lewat gol rekrutan baru, Dro Fernandez, pada menit 81 dan sepakan kaki kanan Warren Zaire-Emery.

10. Pada pekan ke-31, Paris Saint-Germain menang 3-0 di markas Angers

Paris Saint-Germain menunjukkan respons apik usai kalah 1-2 saat menjamu Olympique Lyon pada pekan ke-30. Pada pekan berikutnya, PSG meraih poin penuh di markas Angers SCO dengan keunggulan tiga gol tanpa balas. Tim tamu mampu unggul cepat lewat gol Lee Kang In pada menit 7. Setelah Senny Mayulu menjebol gawang Angers pada menit 39, giliran Lucas Beraldo yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit 52.

Sepuluh kemenangan besar tersebut menjadi bukti bahwa Paris Saint-Germain layak untuk kembali mengangkat trofi juara Ligue 1 pada 2025/2026. Meski demikian, perjalanan Les Parisiens tak selalu mulus dengan merasakan lima kekalahan. Dengan pencapaian ini, PSG masih menjadi tim tersukses di kasta teratas Prancis dengan 14 trofi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More